Sopir GrabCar yang Sekap dan Rampok Penumpang Positif Narkoba

Kompas.com - 26/04/2018, 13:39 WIB
Pada Kamis (26/4/2018) di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, polisi mengungkap kasus penyekapan, pencurian dan upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh sopir Grab Car di Tambora, Jakarta Barat. KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUMPada Kamis (26/4/2018) di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, polisi mengungkap kasus penyekapan, pencurian dan upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh sopir Grab Car di Tambora, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sopir GrabCar yang menyekap dan merampok seorang penumpang di kawasan Tambora, Jakarta Barat, positif narkoba

Penyekapan itu terjadi pada Senin (23/4/2018) saat korban akan berangkat kerja dari rumahnya di Tambora ke Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Satu hal yang miris lagi, saat diperiksa urinenya positif narkoba. Selalu ada hubungan narkoba dengan kejahatan jalanan," kata Hengki di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (26/4/2018).

Baca juga: Sopir GrabCar yang Sekap Penumpangnya Juga Berupaya Lakukan Pemerkosaan

Polisi menembak mati LI, sopir GrabCar, karena melawan saat akan ditangkap pada Kamis pagi pukul 05.00.

LI berusaha menghalangi dan menabrak polisi yang akan menangkapnya. 

Saat ini, jenazah LI berada di RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Sopir GrabCar yang Sekap dan Rampok Penumpang di Tambora Ditembak Mati

Dalam aksi tersebut, polisi juga menangkap dua rekan LI, SN (23) dan AP (23) yang ikut menyekap, merampok, dan melalukan upaya pemerkosaan.

Keduanya ditangkap pada Rabu (25/4/2018) pukul 22.00.

"Alhamdulillah kami ungkap dalam waktu singkat. Berapa lama dilaporkan ke pihak kepolisian dan untuk informasi lainnya akan kami dalami," ujarnya. 

Baca juga: Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Sementara SN dan AP menjalani penyelidikan di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Kedua pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman penjara 9 tahun dan Pasal 285 jo 53 KUHP tentang Percobaan Pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.

Kompas TV Para sopir online ditangkap setelah dilaporkan perusahaan Grab.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rentetan Kejadian Penyiraman Cairan Kimia, Diracik Sambil Ngopi di Samping Kantor Polisi

Rentetan Kejadian Penyiraman Cairan Kimia, Diracik Sambil Ngopi di Samping Kantor Polisi

Megapolitan
Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Gubernur dan DPRD DKI Terancam Tak Digaji 6 Bulan jika Tak Sahkan APBD 2020 hingga 30 November

Megapolitan
Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Digugat OC Kaligis, Bambang Widjojanto: Lagi Cari Panggung

Megapolitan
Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Pelamar CPNS Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 2.670 Orang

Megapolitan
Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Limpasan Air Turun dari Jalan Tol Becakayu Saat Hujan Kemarin

Megapolitan
AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

AKBP Benny Alamsyah, Ditegur karena Foto dengan Vitalia Sesha hingga Pakai Narkoba

Megapolitan
PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

PA 212 Klaim Dapat Izin Anies Selenggarakan Reuni Akbar di Monas, DKI Bilang Masih Akan Dibahas

Megapolitan
OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

OC Kaligis Gugat Anies Baswedan karena Tunjuk BW Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Konsep Mirip Stadion Premiere League, Begini Cara JIS Antisipasi Penonton Terjun ke Lapangan

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Pemprov DKI Belum Batasi Jumlah Pedagang yang Jualan Saat CFD

Megapolitan
Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

Megapolitan
Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

Megapolitan
Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

Megapolitan
KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

Megapolitan
Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X