Kapolda Metro Jaya Perintahkan Tembak Begal dan Jambret yang Melawan

Kompas.com - 03/07/2018, 15:49 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis menyebut sebanyak 5.000 petugas gabungan diturunkan untuk mengamankan gelaran sholat id pada Jumat (15/6/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis menyebut sebanyak 5.000 petugas gabungan diturunkan untuk mengamankan gelaran sholat id pada Jumat (15/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis telah memerintahkan jajarannya menindak tegas pelaku begal dan penjambretan.

"Seandainya ada perlawanan (saat polisi akan mengamankan pelaku begal dan jambret), perintah bapak Kapolda, kami lakukan tindakan tegas dan (tembak) terukur, ini enggak bisa ditawar-tawar," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018).

Ia mengatakan, imbauan Kapolda ini telah dijalankan jajaran Polres Jakarta Barat saat mengamankan pelaku penjambretan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarief Burhanudin di Kota Tua, Jakarta Barat pada Minggu (24/6/2018).

Baca juga: Waspada, Penjambretan Kian Marak di Jakarta

"Di Jakbar kami sudah lakukan tindakan tegas terukur (menembak) seorang pelaku penjambretan karena melawan saat akan diamankan," kata dia.

Dalam kejadian tersebut, polisi juga mengamankan satu pelaku lain dalam keadaan hidup.

Dari penangkapan kedua pelaku, polisi menemukan adanya sindikat jambret di Jakarta bernama " Jambret Tenda Oranye".

Baca juga: Polisi Sebut Komplotan Tenda Orange Spesialis Aksi Penjambretan

Argo memastikan pihaknya akan rutin melakukan operasi wilayah untuk memerang aksi penjambretan dan begal ini.

Aksi penjambretan marak terjadi di Jakarta.

Sebelum peristiwa penjambretan Syarief Burhanudin, pada Senin (18/6/2018), Polda Metro Jaya menerima tiga laporan mengenai aksi penjambretan di kawasan Sudirman hingga Tosari.

Kemudian pada Minggu (1/7/2018), seorang perempuan berinisial W (37) meninggal dunia akibat mempertahankan barangnya dalam aksi penjambretan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terungkapnya Si Pembuang Kantong Sampah di Kalimalang, Menyerahkan Diri Setelah Video Viral

Terungkapnya Si Pembuang Kantong Sampah di Kalimalang, Menyerahkan Diri Setelah Video Viral

Megapolitan
Selain Pemilik yang Kabur dari Ambulans, Tujuh Terapis Panti Pijat Wijaya Juga Positif Covid-19

Selain Pemilik yang Kabur dari Ambulans, Tujuh Terapis Panti Pijat Wijaya Juga Positif Covid-19

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 22 Oktober: Masih Ada 1.345 Pasien yang Dirawat dan Isolasi Mandiri

[UPDATE] Grafik Covid-19 22 Oktober: Masih Ada 1.345 Pasien yang Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Jakarta Pagi ini dan Bodebek Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Jakarta Pagi ini dan Bodebek Sore Nanti

Megapolitan
Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X