Polres Bekasi Kota Buka Layanan SIM dan SKCK 24 Jam - Kompas.com

Polres Bekasi Kota Buka Layanan SIM dan SKCK 24 Jam

Kompas.com - 11/07/2018, 21:31 WIB
Polres Metro Bekasi Kota Buka Pelayanan 24 Jam Perpanjang SIM dan SKCK, Rabu (11/07/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI Polres Metro Bekasi Kota Buka Pelayanan 24 Jam Perpanjang SIM dan SKCK, Rabu (11/07/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Polres Metro Bekasi Kota membuka layanan perpanjangan surat izin mengemudi ( SIM) dan surat keterangan catatan kepolisian ( SKCK) selama 24 jam.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, pelayanan 24 jam untuk perpanjangan SIM dan SKCK ini bertujuan meningkatkan pelayanan.

"Tujuan kami ya itu meningkatkan pelayanan, menghilangkan antrean dan kuota," kata Indarto di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, Rabu (11/07/2018).

Baca juga: Kapolres Metro Bekasi: Urus SIM Enggak Usah Pakai Calo, Saya Uber-uber Itu Calo

Pelayanan 24 jam ini dibuka setiap hari.

Untuk pelayanan pembuatan SIM baru dan perpanjang SKCK di polres berlangsung pada pukul 08.00 hingga 15.30.

Sementara itu, perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK baru dilayani di Mal Pelayanan Publik pada pukul 08.00 hingga 16.00.

Baca juga: Sering Dapat Keluhan Masyarakat, Polri Luncurkan Pembayaran SKCK Online

Lalu pelayanan perpanjang SIM dan SKCK akan dilanjutkan di polres pada pukul 19.00 hingga 08.00.

Setelah itu, perpanjangan SIM dan SKCK dilayani kembali di Mal Pelayanan Publik.

"Jadi dengan bahasa mudah, polres melayani 24 jam, perpanjangan SKCK itu 24 jam full, perpanjangan SIM itu mulai pukul 19.00 sampai 08.00 pagi. Setelah pukul 08.00, diteruskan perpanjangannya di mal pelayanan publik, di sini (polres) buat baru," ucapnya.

Baca juga: Polres Metro Bekasi Gelar Pelatihan Pembuatan SIM Gratis

Ia mengatakan, pelayanan 24 jam ini diadakan agar tidak ada lagi antrean yang menumpuk karena keterbatasan waktu. 

"Prinsip kami enggak ada lagi antrean, enggak ada lagi kuota. Semuanya yang membutuhkan layanan, nanti akan kami layani," ujar Indarto. 


Terkini Lainnya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Saat Istri Keluar Rumah, Kakek Ini Cabuli Bocah 13 Tahun Tetangganya

Regional
Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Viral, Penumpang Wanita Kejar Pesawat hingga ke Landasan Pacu karena Ketinggalan

Regional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional

Close Ads X