Pasukan Oranye Bersihkan Pecahan Kaca di Lokasi Ledakan Ruko Grand Wijaya

Kompas.com - 12/07/2018, 17:15 WIB
Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye dan petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan pecahan-pecahan kaca di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye dan petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan pecahan-pecahan kaca di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan Ruko Grand Wijaya Center, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) siang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, olah TKP selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu, polisi mencopot garis polisi atau police line yang semula dipasang di sekitar lokasi kejadian.

Police line kini hanya dipasang di depan ruko konsultan properti, yang menjadi sumber ledakan.

Baca juga: Ledakan di Ruko Grand Wijaya Cukup Kuat, Begini Kronologinya

Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) atau pasukan oranye dan petugas Dinas Lingkungan Hidup mulai membersihkan pecahan-pecahan kaca, triplek, hingga kerangka bangunan yang hancur dan berserakan di lokasi kejadian.

Mereka memasukkan pecahan-pecahan kaca itu ke dalam karung untuk kemudian diangkut menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup.

Para pemilik ruko yang terdampak ledakan itu dan para karyawannya juga mulai membersihkan ruko mereka. Mereka mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan dari dalam ruko.

Baca juga: 11 Ruko di Grand Wijaya Rusak akibat Ledakan, Paling Parah di Sumber Ledakan

Adapun ledakan di sana terjadi Kamis sekitar pukul 04.30 WIB. Ledakan berasal dari tabung gas yang bocor dan terkena percikan api dari saklar.

Dua orang mengalami luka terkena pecahan kaca akibat ledakan tersebut.


Terkini Lainnya

15 Camat Dikawal Super Hero 'Avengers' Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

15 Camat Dikawal Super Hero "Avengers" Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Regional
Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Regional
Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Regional
Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Megapolitan
Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Internasional
Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Nasional
Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Internasional
Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Regional
'Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa'

"Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa"

Regional
KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

Megapolitan
Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Internasional
Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Megapolitan
DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

Megapolitan
Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan 'Vlog Idiot' Ahmad Dhani

Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan "Vlog Idiot" Ahmad Dhani

Regional

Close Ads X