Polisi Tak Temukan Peluru dan Selongsong di Apartemen Taman Rasuna yang Pecah Kacanya

Kompas.com - 13/07/2018, 14:26 WIB
Polisi menunjukan kaca pecah di kantor Satpol PP dan WH, Lhokseumawe, Kamis (22/6/2017)Kompas.com/Masriadi Polisi menunjukan kaca pecah di kantor Satpol PP dan WH, Lhokseumawe, Kamis (22/6/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tidak menemukan ada peluru maupun selongsongnya di sekitar apartemen  Apartemen Taman Rasuna, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang kacanya pecah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan mengatakan, yang ditemukan di sana hanyalah kondisi kaca yang pecah.

"Kan ada kaca pecah, tidak ada peluru, tidak ada selongsong. Yang bilang itu peluru siapa," ujar Stefanus, di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2018).

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab berlubangnya kaca di unit apartemen tersebut.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Pecahnya Kaca Penghuni Apartemen Taman Rasuna

Sebelumnya, kaca di unit apartemen itu berlubang secara misterius, diduga akibat terkena benturan benda asing.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kasus ini dialami penghuni apartemen berinsial NGMP, Kamis (12/7/2018).

"Saudari NGMP yang sedang beristirahat tidur-tiduran di ruang tamu, tiba-tiba terdengar suara benturan ke kaca unit apartemen, mengakibatkan kaca retak sedikit sampai ada lubang kecil," kata Argo.

Menurut Argo, serpihan kaca tersebut mengenai tubuh NGMP, yang hanya berjarak 2 meter dari lokasi benturan.

Baca juga: Polisi Masih Selidiki Insiden Pintu Kaca Pecah di AEON Mall Tangerang

NGMP lalu memberitahukan kejadian itu kepada suaminya H dan anaknya AR. Setelah dicek, ternyata ada lubang di kaca bagian lain di dalam apartemen mereka.

"Setelah dicek ke semua tempat kamar, ternyata ada lagi benturan di kaca ruang tempat pakaian," ujar Argo.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak keamanan apartemen, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.


Terkini Lainnya

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional
Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Regional
Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

[POPULER INTERNASIONAL] ISIS Tembak Mati SDF | Israel Serang Hamas

Internasional
Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga 'Error' Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Peneliti LSI Denny JA: Dinamika Politik hingga "Error" Jadi Penyebab Hasil Survei Berbeda-beda

Nasional
Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Risma: Kita Harus Datang ke TPS dan Tentukan Pilihan Kita

Regional
Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang 'Margin of Error' Lembaga Lain

Peneliti Litbang Kompas: Hasil Survei Masih dalam Rentang "Margin of Error" Lembaga Lain

Nasional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Sejumlah Warga Sawah Besar

Megapolitan
Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Menkominfo: Sebagian Pegawai Desa Gunakan Internet untuk Main Game

Regional
Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Bawaslu: Pemantau Asing Bukan Hal yang Luar Biasa

Nasional
Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Ternyata, Ada Bungker yang Tembus ke Stasiun Tambun di Gedung Juang

Megapolitan

Close Ads X