Kompas.com - 25/07/2018, 15:38 WIB
Tidak hanya Kali Item di kawasan Wisma Atlet Kemayoran yang berwarna hitam pekat. Aliran kali di sekitarnya juga memiliki kondisi hitam dan berbau, Rabu (25/7/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBATidak hanya Kali Item di kawasan Wisma Atlet Kemayoran yang berwarna hitam pekat. Aliran kali di sekitarnya juga memiliki kondisi hitam dan berbau, Rabu (25/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta menutup Kali Item yang berada di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menggunakan kain waring berwarna hitam. Hal itu dilakukan untuk mengurangi bau menyengat yang berasal dari kali tersebut.

Nyatanya, sepanjang aliran Kali Item memang berwarna hitam pekat. Hal itu berdasarkan penyusuran Kompas.com Rabu (25/7/2018).

Tak hanya di samping Wisma Atlet, di titik lain aliran kali ini misalnya di Jalan Mulya Raya, Kemayoran, juga terlihat hitam dan berbau.

Baca juga: Demi Mengurangi Bau, Aliran Air ke Kali Item Dialihkan

 

Jarak titik ini dengan Kali Item sekitar 6 kilometer. Meski hitam dan berbau, tidak tampak sampah yang mengapung pada permukaan Kali Item di lokasi tersebut.

Sejumlah petugas dari UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta kerap membersihkan aliran tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya Kali Item di kawasan Wisma Atlet Kemayoran yang berwarna hitam pekat. Aliran kali di sekitarnya juga memiliki kondisi hitam dan berbau, Rabu (25/7/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Tidak hanya Kali Item di kawasan Wisma Atlet Kemayoran yang berwarna hitam pekat. Aliran kali di sekitarnya juga memiliki kondisi hitam dan berbau, Rabu (25/7/2018).

Kompas.com melanjutkan untuk menyusuri aliran kali ini melewati Jalan Utan Panjang hingga ke Jalan Kemayoran Gempol. Kondisinya juga sama, tampak hitam dan berbau.

Meski begitu, di titik ini juga tidak tampak sampah mengapung. Sementara, kondisi Kali Item saat dipantau dari Jalan Bendungan Jago yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Kemayoran Gempol, kondisi kali tersebut berbau dan cukup banyak sampah berserakan.

Baca juga: Belum Lama Dipasang, Waring di Kali Item Mulai Robek

Empat petugas dari UPK Badan Air terlihat membersihkan kali menggunakan jaring. Salah satu petugas mengatakan, arus di aliran kali ini tidak deras.

Tapi, sampah tetap terbawa ke lokasi tersebut. Terkait warna kali yang hitam, petugas itu mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama.

"Ini mah sudah dari sananya, dari dulu begini," ujar petugas tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi PDI-P Tolak Perubahan RPJMD yang Diajukan Anies

Fraksi PDI-P Tolak Perubahan RPJMD yang Diajukan Anies

Megapolitan
Warga DKI yang Sudah Vaksin Dua Kali Bisa ke Mana Saja, Ini Kata Epidemiolog

Warga DKI yang Sudah Vaksin Dua Kali Bisa ke Mana Saja, Ini Kata Epidemiolog

Megapolitan
Kebakaran di Parakan Sawangan, Seorang Karyawan Ceritakan Dirinya yang Nyaris Terbakar

Kebakaran di Parakan Sawangan, Seorang Karyawan Ceritakan Dirinya yang Nyaris Terbakar

Megapolitan
Sejak 20 Juli, 155.629 Keluarga di Kota Tangerang Terima Bansos Tunai Kemensos

Sejak 20 Juli, 155.629 Keluarga di Kota Tangerang Terima Bansos Tunai Kemensos

Megapolitan
Duduk Perkara Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Duduk Perkara Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Megapolitan
Wali Kota Klaim Lebih dari 1.000 Warga Bekasi Lakukan Test Swab dalam Sehari

Wali Kota Klaim Lebih dari 1.000 Warga Bekasi Lakukan Test Swab dalam Sehari

Megapolitan
Sentra Mini Vaksinasi RPTRA Cilincing Dibuka, 2.100 Warga Ditargetkan Disuntik Vaksin Covid-19 dalam Sepekan

Sentra Mini Vaksinasi RPTRA Cilincing Dibuka, 2.100 Warga Ditargetkan Disuntik Vaksin Covid-19 dalam Sepekan

Megapolitan
Sepekan Beroperasi, 25 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Baru Kedawung Wetan

Sepekan Beroperasi, 25 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Baru Kedawung Wetan

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Berharap Perpanjangan PPKM di Wilayahnya Turun ke Level 3

Wali Kota Tangsel Berharap Perpanjangan PPKM di Wilayahnya Turun ke Level 3

Megapolitan
MRT Akan Bangun Akses Jalan hingga Pagar Pembatas Makam di TPU Rorotan

MRT Akan Bangun Akses Jalan hingga Pagar Pembatas Makam di TPU Rorotan

Megapolitan
Seorang Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Seorang Mahasiswa Dikeroyok Satpam di Sentra Vaksinasi GBK

Megapolitan
Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakarta Utara Ikut Vaksinasi Covid-19

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus di Jakarta Utara Ikut Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Hampir 5 Jam, Kebakaran di Parakan Sawangan Mulai Terkendali

Megapolitan
Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Polisi Masih Periksa Pengendara Moge yang Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Gudang EO di Sawangan Terbakar, Petugas Terkendala Akses Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X