Bersepeda, Kakorlantas Sebut Rambu Ganjil-Genap Belum Terpasang di Sejumlah Ruas Jalan

Kompas.com - 31/07/2018, 18:22 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakorlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa menyusuri sejumlah titik penerapan sistem ganjil-genap, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Dengan mengayuh sepeda, Royke meninjau kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat; Kuningan, Jakarta Selatan; Cawang, Jakarta Timur; hingga Sunter, Jakarta Utara.

Dalam tinjauannya, Royke menemukan belum terpasangnya rambu tanda aturan ganjil-genap di sejumlah ruas jalan.

Baca juga: Perluasan Aturan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 13 Oktober 2018

"Yang saya lihat (belum terpasang rambu ganjil-genap) itu di DI Panjaitan, mulai dari Cawang arah Kelapa Gading, (kemudian di) Kemayoran, dan Kuningan," ujar Royke di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Selasa.

Pihaknya telah mengomunikasikan masalah pemasangan rambu-rambu ganjil-genap ini kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Janjinya Pak Andri (Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah) hari ini (semua rambu terpasang)," kata dia.

Baca juga: Polisi Minta Pemprov DKI Pastikan Pergub Ganjil-Genap Terbit Hari Ini

Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta segera memasang rambu lalu lintas, mengingat Rabu (1/8/2018) esok, aturan perluasan ganjil-genap sudah mulai diterapkan hingga laga Asian Games 2018 usai.

Seperti diketahui, Selasa ini merupakan hari terakhir uji coba perluasan ganjil-genap di Jakarta.

Tak hanya pemasangan rambu, Royke juga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera menerbitkan pergub yang mengatur tentang aturan perluasan ganjil-genap.

Baca juga: Sandiaga: Pergub Perluasan Ganjil Genap Sudah Ditandatangani

Tanpa pergub tersebut, kepolisian tidak dapat melakukan penilangan kepada para pelanggar. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Alat Berat Sulit Masuk karena Akses Sempit, Pengangkatan Puing Longsor di Jagakarsa Dikerjakan Manual

Megapolitan
Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Sanksi untuk ASN DKI yang Nekat Mudik Lebaran, dari Teguran hingga Penurunan Pangkat

Megapolitan
Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Megapolitan
Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X