Sudah Divaksinasi Antraks, Hewan Kurban di Bekasi Diyakini Sehat

Kompas.com - 14/08/2018, 20:40 WIB
Pekerja menarik sapi untuk disembelih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017). Tahun ini masjid Agung Sunda Kelapa menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pekerja menarik sapi untuk disembelih di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017). Tahun ini masjid Agung Sunda Kelapa menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan.

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi Satia Sriwijayanti mengatakan, pihaknya optimis hewan kurban di Kota Bekasi dalam keadaan baik dan sehat.

"Di daerah sudah dilakukan vaksinasi antraks, pengobatan cacing sudah dilakukan di daerah asal, jadi saya yakin mudah-mudahan kualitas hewan kurban di Kota Bekasi bagus," kata Satia kepada Kompas.com, Selasa (14/8/2018).

Pihaknya melibatkan petugas kelurahan, kecamatan, dan dokter hewan praktisi untuk menjadi tenaga medis pemeriksa hewan.

Baca juga: Pastikan Hewan Kurban Layak, Dinas Pertanian dan Peternakan Lakukan Pengawasan


Hal tersebut dilakukan karena keterbatasan jumlah petugas tenaga medis untuk melakukan pengawasan.

Kemudian tim pemeriksa kesehatan hewan juga akan mengecek kesehatan hewan kurban hingga waktu penyembelihan. 

"Pemeriksaan hewan kurban di kota Bekasi dilakukan sejak H-10, kami melakukan pengawasan dan itu akan diteruskan sampai nanti H+2 di tempat pemotongan hewan di masjid-masjid," ujarnya. 

Baca juga: Distanikan Kota Bekasi Tidak Periksa Kesehatan Hewan Kurban yang Dijual di Trotoar

Satia menambahkan, pihaknya mengimbau warga untuk mempertanyakan terlebih dahulu kepemilikan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) dari penjual hewan kurban.

SKKH menjadi dasar kesehatan hewan kurban yang dijual sudah dijamin oleh Distanikan Kota Bekasi.

"Untuk hewan-hewan yang sudah melewati pemeriksaan, kami berikan pin sehat tanda hewan itu sudah diperiksa dan layak menjadi hewan kurban," ujar Satia.

Baca juga: Di Bekasi, Tim Pemeriksa Temukan Hewan Kurban Trauma akibat Kecelakaan

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan hari raya Idul Adha 2018 jatuh pada 10 Dzulhijah 1439 H atau Rabu 22 Agustus 2018.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X