Pemprov DKI Sudah Laporkan Lisan Pencurian Penutup Saluran Air "Underpass" Mampang

Kompas.com - 23/08/2018, 07:47 WIB
Penutup saluran air di underpass Mampang-Kuningan kembali hilang, Rabu (22/8/2018). Dokumen Dinas Bina Marga DKI JakartaPenutup saluran air di underpass Mampang-Kuningan kembali hilang, Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengejar pelaku pencurian penutup saluran air atau steel grating underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan.

"Secara lisan kami sudah bicara dengan kepolisian, secara laporan akan dilaporkan ke polisi," kata Heru, Kamis (23/8/2018).

Menurut dia, pelaku seharusnya cepat ditangkap untuk mencegah aksi pencurian terulang kembali.

Baca juga: 3 Kali Penutup Saluran Air Underpass Mampang Hilang yang Bikin Anies Geleng-geleng...

"Kan sudah tiga kali (penutup underpass dicuri)," ujarnya. 

Heru menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan meminta PT Adhi Karya sebagai kontraktor proyek melakukan pengelasan permanen steel grating di sepanjang underpass Mampang-Kuningan.

Sebenarnya, lanjut dia, selama ini pengelasan telah dilakukan.

Baca juga: Kontraktor Bertanggung Jawab Las Permanen Penutup Saluran Air Underpass Mampang

Namun, pengelasan tersebut baru bersifat non-permanen sehingga masih dapat dibuka dengan tujuan memudahkan pengecekan kondisi saluran air.

Pencurian penutup saluran air di Mampang-Kuningan sudah tiga kali terjadi.

Aksi pencurian pertama terjadi pada 31 Mei 2018. Saat itu sebanyak 25 besi penutup raib. Tak adanya CCTV di area tersebut membuat polisi sulit menemukan pelaku pencurian.

Baca juga: Penutup Saluran Air Underpass Mampang Dicuri Lagi, Anies Geleng-geleng

Sebulan berlalu, aksi pencurian kembali terjadi. Petugas menyadari aksi pencurian itu diketahui pada Jumat (22/6/2018).

Saat itu sebanyak 9 penutup gorong-gorong di sisi lajur kiri jalan dari arah Mampang ke Kuningan hilang.

Berbagai upaya telah dilakukan mulai dari pengelasan besi penutup secara non-permanen hingga pemasangan CCTV.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X