Penonton "Closing Ceremony" Asian Games Diminta Siapkan KTP Saat Masuk

Kompas.com - 02/09/2018, 16:35 WIB
Suasana antrean masuk Super Store tempat penjualan merchandise resmi Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Minggu (2/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana antrean masuk Super Store tempat penjualan merchandise resmi Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Minggu (2/9/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Media dan Public Relation Inasgoc Danny Buldansyah mengatakan, penonton upacara penutupan Asian Games 2018 yang sudah memiliki tiket diharuskan menunjukkan kartu tanda penduduk ( KTP) saat memasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

"Penonton harus pakai KTP ya sebagai bukti, siapkan saja supaya disesuaikan dengan nama yang tertera" kata Danny kepada Kompas.com, Minggu (2/9/2018).

Baca juga: Penonton Mulai Penuhi Area Nobar Penutupan Asian Games

Danny menyampaikan, penonton yang menggunakan tiket elektronik tidak perlu menukarkan dengan tiket fisik.

Tiket elektronik cukup ditunjukkan kepada petugas untuk di-scan di pintu masuk.

Adapun pintu masuk ke GBK yang disediakan untuk penonton yakni Pintu 2, 3, 4 dan 5. Sementara itu, pintu Stadion Utama baru dibuka pukul 16.00 WIB.

Tiket untuk penutupan Asian Games di SUGBK ini sudah habis terjual. Kendati demikian, masih ada tiket Asian Festival yang dijual di loket 5, 6, dan 7 area GBK.

Baca juga: Usai Asian Games, Defia Rosmaniar Siap Diarak Keliling Kota Bogor

Untuk harga tiket Asian Fest dijual Rp 10.000 untuk satu orang. Adapun penutupan Asian Games 2018 digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada pukul 19.00 WIB hari ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Polisi Kembali Tangkap Dua Tersangka Prostitusi Anak di Rawa Bebek

Megapolitan
Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Banjir di Perumahan BPI, Warga Sebut Pompa Air Tak Semua Berfungsi

Megapolitan
Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Megapolitan
Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Megapolitan
Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Banjir 50 Sentimeter Surut, Warga Perumahan BPI Tangsel Mulai Bersih-bersih

Megapolitan
Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Perumahan Ciputat Baru Terendam Banjir Setinggi 40 Sentimeter

Megapolitan
7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

7 Fakta Perampokan Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

Megapolitan
Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Ketika Cawagub DKI Mulai Tebar Pesona

Megapolitan
Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Diguyur Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Kebanjiran

Megapolitan
Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X