Pria yang Tembak Istri di Tanjung Priok Residivis Narkoba

Kompas.com - 13/09/2018, 20:13 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah memberikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah memberikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - DH, pria yang menembak istrinya menggunakan airgun di Tanjung Priok, rupanya pernah merasakan dinginnya lantai penjara.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan, DH merupakan residivis kasus narkoba pada tahun lalu.

"Jadi tersangka ini sudah pernah melakukan tindak pidana narkoba pada tahun 2017 sempat ditahan," kata Febri dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Tembak Istrinya di Tanjung Priok

Febri tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai sepak terjang DH dalam kasus narkoba.

Polisi, kata Febri, juga tengah menyelidiki pengaruh narkoba yang mungkin menyebabkan DH nekat menembak istrinya.

"Tes urine lagi kita lakukan karena (tersangka) baru diamankan tadi," ujar Febri.

Baca juga: Terlibat Cekcok, Suami Tembak Istrinya Pakai Air Soft Gun

Diberitakan sebelumnya, DH ditangkap polisi pada Kamis siang setelah menembak istrinya pada Minggu (9/9/2018) lalu.

DH diduga nekat menembak istrinya setelah tersinggung akibat cekcok yang terjadi. Akibat perbuatannya, DH terancam hukuman sepuluh tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X