PT MRT Jakarta Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Vandalisme

Kompas.com - 01/10/2018, 20:44 WIB
Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki. INSTAGRAM/ newsetrafubuki Foto kereta MRT dicorat-coret viral di media sosial, Jumat (21/9/2018). Foto ini diambil dari akun Instagram @newsetrafubuki.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku kasus vandalisme kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pasalnya, pihak kepolisian telah memeriksa beberapa saksi dan alat bukti pelaku kejahatan.

"Kami berharap polisi segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Dengan saksi dan alat bukti yang ada, polisi masih terus mencari informasi keberadaan pelaku dan polisi telah mengidentifikasi satu terduga pelaku vandalisme," kata Corporate Secretary PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah, Senin (1/9/2018).

Baca juga: Terduga Pelaku Vandalisme MRT Sempat Bagikan Stiker


Berdasarkan data kepolisian, terduga pelaku teridentifikasi lantaran sempat membagikan stiker di lokasi.

Selain membagikan stiker, terduga pelaku juga diketahui sempat berinteraksi dengan orang-orang di sekitar Depo MRT Lebak Bulus.

"Ada kemungkinan terduga pelaku sosok yang populer di kalangan 'bomber' atau pembuat graffiti jalanan," ujarnya.

Baca juga: Polisi Identifikasi Satu Terduga Pelaku Vandalisme Kereta MRT

Dengan peristiwa ini, pihaknya bersama kontraktor terus meningkatkan keamanan di Depo Lebak Bulus. 

"PT MRT Jakarta meminta kontraktor terus berkoordinasi untuk menindaklanjuti pengembangan hasil penyelidikan," ujar Tubagus.

Sebelumnya diberitakan, kereta MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dicorat-coret pada Jumat (21/9/2018).

Baca juga: Cegah Vandalisme Terulang, Tembok Pembatas Depo MRT Lebak Bulus Ditinggikan

Diduga, pelaku aksi vandalisme tersebut masuk ke lokasi dengan memanjat dan melompati dinding.

Kontraktor selaku pihak yang bertanggung jawab atas aksi vandalisme tersebut langsung melakukan investigasi dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Cilandak.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Penghuni Rusun Jatinegara Barat Menunggak Sewa hingga Rp 20 Juta

Penghuni Rusun Jatinegara Barat Menunggak Sewa hingga Rp 20 Juta

Megapolitan
Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

Megapolitan
Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Close Ads X