Kompas.com - 19/10/2018, 21:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang penyampaian laporan pelapor soal tayangan video kampanye calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin lewat media videotron lagi-lagi ditunda.

Sidang yang jadwalnya digelar di Kantor Bawaslu DKI, Jumat (18/10/2018) pukul 19.00 WIB tadi, ditunda karena terlapor yaitu pasangan Jokowi-Ma'ruf, tidak hadir dan orang yang mewakilkannya tidak membawa surat kuasa.

"Jadi terlapor tidak membawa surat kuasa dari pasangan calon? Maka karena mekanisme dan prosedur yang kita lalui, untuk itu maka sidang penanganan pelanggaran administrasi akan dilanjutkan pada hari Senin," kata Ketua Majelis Sidang, Puadi.

Baca juga: Persoalan Surat Kuasa yang Menunda Sidang Videotron Jokowi-Maruf Berkali-kali

Sementara itu, Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Irfan Pulungan menilai, keberadaan anggota TKN sudah cukup mewakili pasangan tersebut.

"Dalam persoalan masalah surat kuasa yang disampaikan majelis hakim, kami tetap pada pendirian keterwakilan kami di sini mewakili pasangan calon 1," ujar Irfan.

Irfan meminta majelis sidang untuk melunak dan mengizinkan mereka mengikuti sidang supaya sidang dapat dilanjutkan. Namun, majelis sidang bersikukuh bahwa pasangan calon wajib diwakili oleh orang yang mengantongi surat kuasa yang ditandatangani pasangan calon selaku terlapor.

Menurut majelis sidang, hal itu sudah tercantum dalam Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2018 Pasal 22 Ayat 1 huruf e.

"Kepada terlapor, perlu saya sampaikan kalau mekanisme ini sudah sesuai prosedur. Kalau kami menerima tim kampanye karena laporan pelapor yang dituju adalah pasangan calon, kami hanya bisa menjalankan mekanisme aturan yang ada," kata Ketua Majelis Sidang.

Penundaan kali ini merupakan yang keempat sejak Selasa lalu. Sidang sempat dijadwal ulang pada Rabu dan Kamis kemarin tetapi ditunda dengan alasan yang sama.

Jokowi-Ma'ruf dilaporkan seorang warga bernama Sahroni ke Bawaslu DKI karena diduga memutar tayangan kampanye di sejumlah videotron yang berada di jalan protokol yang mestinya steril dari alat peraga kampanye.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol BSD Ditutup Lagi, Tergenang Banjir Setinggi 67 Sentimeter Imbas Hujan Deras

Tol BSD Ditutup Lagi, Tergenang Banjir Setinggi 67 Sentimeter Imbas Hujan Deras

Megapolitan
Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh Timpa Siswa: 3 Tewas dan 1 Luka-Luka

Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh Timpa Siswa: 3 Tewas dan 1 Luka-Luka

Megapolitan
Naturalisasi Sungai Mangkrak hingga Jelang Anies Lengser, Wagub: Banyak Sengketa Tanah

Naturalisasi Sungai Mangkrak hingga Jelang Anies Lengser, Wagub: Banyak Sengketa Tanah

Megapolitan
Kronologi Direktur IT Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Cari Barang Jatuh lalu Ditabrak Truk

Kronologi Direktur IT Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Cari Barang Jatuh lalu Ditabrak Truk

Megapolitan
Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh, Korban Tewas Dikabarkan Bertambah Jadi Tiga

Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh, Korban Tewas Dikabarkan Bertambah Jadi Tiga

Megapolitan
Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena 'Roasting', Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena "Roasting", Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Megapolitan
Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Megapolitan
7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Megapolitan
Cerita Anies Jadi 'Penangkal Petir' Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Cerita Anies Jadi "Penangkal Petir" Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Megapolitan
Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Direktur Indomaret Tertabrak Truk Saat Sedang Ambil Barang yang Terjatuh

Megapolitan
Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Tembok Madrasah Tsanawiyah 19 Pondok Labu Roboh, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Jelang Lengser, Anies Salurkan Dana Hibah untuk Parpol Senilai Rp 27,25 Miliar

Megapolitan
Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Murid TK di Cengkareng Belajar Tertib Lalu Lintas, Diajak Berkenalan dengan Rambu

Megapolitan
Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Direktur TI Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Manajemen: Duka yang Mendalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.