Kompas.com - 16/11/2018, 13:04 WIB
Suasa haru di kebaktian adat batak keluarga tewas di Gereja Oikumene Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018) Farel Nainggolan Lumban Raja, Sepupu Diperum NainggolanSuasa haru di kebaktian adat batak keluarga tewas di Gereja Oikumene Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018)

BEKASI, KOMPAS.com — Tetangga dari pembunuh satu keluarga di Bekasi, Taufik, mengatakan sempat bertemu dengan Haris Simamora (HS) yang sekaligus tersangka kasus tersebut pada Minggu (11/11/2018) atau dua hari sebelum pembunuhan terjadi.

Taufik mengatakan, dia bertemu Haris saat hendak membeli gas di warung milik korban, Jalan Bojong Nangka II, RT 002, RW 007, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

"Iya, hari Minggu pukul 06.30 mau beli gas, lalu lihat (HS) lagi pakai sepatu, bajunya rapi," kata Taufik kepada Kompas.com, Jumat (16/11/2018).

Baca juga: Tertangkapnya Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi, Terungkap dari X-Trail di Kontrakan

Taufik yang merupakan pemilik warung kopi di dekat tempat kejadian perkara mengaku kerap berlangganan membeli gas di warung milik korban.

Saat bertemu dengan Haris, Taufik mengaku tidak melihat tingkah yang aneh ataupun mencurigakan dari Haris.

"Tidak ada (yang mencurigakan), biasa saja. (Haris) mau ke gereja. Iya, minggu ke mana lagi kalau bukan ke gereja," ujar Taufik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Taufik pun mengetahui bahwa sebelum kontrakan dan warung dikelola korban, Haris-lah yang mengelolanya sendiri.

"Dulu sering lihat, tapi sekarang ini baru itu saja saya ketemu. Baru kelihatan lagi. Memang (Haris) sudah tidak tinggal di rumah itu," pungkas Taufik.

Baca juga: Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Buang Linggis ke Kalimalang

Haris ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan terhadap satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, yang terjadi pada Selasa (13/11/2018) lalu.

Satu keluarga itu adalah Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37) (istri), Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7).

Pasangan suami istri itu merupakan pengelola kontrakan milik kakak kandung Diperum, Douglas Nainggolan. Haris pun merupakan saudara Maya Boru Ambarita.

Luka akibat benda tumpul hingga bercak darah ditemukan di tubuh korban. Sementara kedua anak Diperum tewas karena kehabisan oksigen.

Haris ditangkap di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, saat akan melakukan pendakian pada Rabu (14/11/2018) malam. Dari tangannya, polisi menemukan sejumlah barang bukti.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Marak Tawuran Antar-geng di Jakarta, Polisi Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

UPDATE 2 Agustus: Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Bogor Capai 436 Kasus

Megapolitan
Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Pungli Bansos di Tangerang, Polisi Panggil Pendamping PKH dan Satu Saksi Lainnya

Megapolitan
Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Ketahuan Sembunyi di Hutan, Pembunuh Pemilik Warung Kopi di Bogor Akhirnya Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Pelaku Tawuran yang Bunuh Lawannya di Duren Sawit

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta Bakal Tindak Sekolah yang Terbukti Menggelar Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Posko Vaksinasi Covid-19 Dibuka di Citra Garden City, Kuota Per Hari 2.000 Orang

Megapolitan
Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Seorang Pemilik Ruko di Tangerang Dikalungkan Celurit dan Ditodong Pedang

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 298 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Tambora Capai 51,9 Persen

Megapolitan
Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Tolak Perubahan RPJMD, Fraksi PSI Nilai Anies Lari dari Janji Kampanye

Megapolitan
Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Aksi Pencurian Handphone di Cipayung, Pelaku Pura-pura Bertanya

Megapolitan
Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Polisi Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 10.000 Warga di Kawasan Pabrik Jatiuwung

Megapolitan
Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Selain Tino dan Hari, Empat Harimau Sumatera di Ragunan Juga Jalani Tes Swab PCR

Megapolitan
154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X