3 Taman Maju Bersama Pengganti RPTRA Gagal Dibangun pada 2018

Kompas.com - 27/11/2018, 21:26 WIB
Rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Komisi D DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga dari sepuluh Taman Maju Bersama gagal dibangun pada 2018. Taman Maju Bersama sebelumnya telah dianggarkan pada APBD 2018. 

"Dari 10 (Taman Maju Bersama) yang direncanakan tahun ini yang dibangun hanya tujuh. Tiga gagal lelang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Susi Marsitawati saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Tiga Taman Maju Bersama yang gagal dibangun itu masing-masing berada di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat.

Baca juga: Sandi Sebut Ada Warga yang Serahkan Lahannya untuk Taman Maju Bersama


Pihaknya akan kembali menganggarkan pembangunan tiga Taman Maju Bersama pada RAPBD 2019. 

"Tahun depan dianggarin lagi. Jadi nanti lebih awal kamia lakukan proses pengadaan," ujar Susi. 

Adapun pembangunan tujuh taman lainnya tengah berlangsung. 

Baca juga: Menyoal Konsep Taman Maju Bersama yang Jadi Janji Kampanye Anies-Sandi

"Ada yang (pembangunannya) sudah 60 persen," kata dia.

Adapun 10 lokasi Taman Maju Bersama yang dianggarkan pada 2018 di Rorotan, Jakarta Utara; Kampung Baru, Jakarta Barat; sekitar Ragunan, Jakarta Selatan; Bambu Apus, Cipayung di Jakarta Timur; Jalan Raya Pesanggrahan Mas di Jakarta Selatan; Jalan Pahlawan, Kebon Jeruk di Jakarta Barat; Jalan Pagelaran, Cipayung Jakarta Timur; dan Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa Jakarta Selatan.

Anggaran pembangunan 10 taman Rp 27 miliar.

Baca juga: Sandiaga Minta Perbedaan RPTRA dan Taman Maju Bersama Tak Diributkan

Taman Maju Bersama menggantikan ruang terbuka bermodel Ruang Publik Terpadu Ramah Anak ( RPTRA) dalam RPJMD 2018-2022.

Konsep pembangunan Taman Maju Bersama adalah melibatkan komunitas setempat dalam pemanfaatan dan pengelolaannya sehingga interaksi sosial dapat terjadi.



Terkini Lainnya

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Megapolitan
Ini Rencana Pengaturan 'Contra Flow' dan 'One Way' di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Ini Rencana Pengaturan "Contra Flow" dan "One Way" di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Megapolitan
Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Megapolitan
PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

Megapolitan
Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Megapolitan
Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Megapolitan
Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Megapolitan
Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Megapolitan
Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Megapolitan
150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

Megapolitan
Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Megapolitan
Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Megapolitan
Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Megapolitan

Close Ads X