Para PKL Berjualan di Badan Jalan Sudirman-Thamrin saat CFD Digelar

Kompas.com - 09/12/2018, 12:24 WIB
Para pedagang kaki lima (PKL) membuka lapaknya di badan jalan Sudirman-Thamrin saat car free day (CFD) digelar, Minggu (9/12/2018). KOMPAS.com/ SHERLY PUSPITAPara pedagang kaki lima (PKL) membuka lapaknya di badan jalan Sudirman-Thamrin saat car free day (CFD) digelar, Minggu (9/12/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pedagang kaki lima (PKL) membuka lapaknya di badan jalan Sudirman-Thamrin saat car free day (CFD) digelar, Minggu (9/12/2018).

Pantauan Kompas.com, tak hanya menggelar dagangannya, sejumlah pedagang juga meletakkan bangku plastik untuk para pelanggannya di sekitar tempat berjualan.

Hal ini membuat ruang bagi pejalan kaki atau pesepeda yang hendak menikmati CFD menjadi berkurang.

Padahal menurut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), PKL hanya diperbolehkan berjualan di atas trotoar selama CFD digelar.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Adi Ariantara mengatakan, dari awal dilaksanakannya CFD hingga saat ini, tak ada perubahan peraturan. PKL dilarang berjualan di badan jalan.

Baca juga: CFD Sudirman-Thamrin Semrawut, Plt Kadishub DKI Usul CFD di Wilayah Dirutinkan

Ia menyadari keterbatasan tempat berjualan menjadi salah satu alasan hingga para PKL turun ke badan jalan.

Meski demikian, menurutnya, Dinas KUMKM telah menyediakan kantong-kantong berjualan untuk mencegah badan jalan digunakan sebagai tempat berdagang.

"Sudah ada kantong-kantong (berdagang) yang disediakan. Kalau mereka ke badan jalan, itu sebenarnya harus ada ditertibkan dulu. Ini kan jadi kucing-kucingan, kalau ada petugas mereka tertib, kalau enggak ada, turun lagi (ke badan jalan)," ujar Adi saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Menurut Adi, pihaknya, Satpol PP DKI, dan Dishub DKI rutin melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan CFD, termasuk mengenai ketidaktertiban pedagang.

Baca juga: Camat Menteng Usul PKL Sabang Direlokasi ke Park and Ride Thamrin 10

Operasi rutin juga digelar untuk menjaga sitiasi di kawasan CFD tetap kondusif.

"Kami akan evaluasi lagi soal hal ini. Kalau kantong-kantong memang harus ditambah ya kami tambah, tapi sebenarnya sudah disediakan beberapa kantong yang kami rasa cukup. Atau mungkin yang tidak tertib itu yang dari luar Jakarta. Kami akan cari akar masalahnya," paparnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X