Halte Transjakarta Akan Terintegrasi Stasiun MRT, LRT, dan KRL

Kompas.com - 11/12/2018, 21:09 WIB
Halte Karet 2 yang baru diresmikan penggunaannya pada Rabu (28/5/2014). Halte terlihat lebih lebar dan terbuka. Desain Halte Karet 2 rencananya akan digunakan pada seluruh halte transjakarta dalam pembenahan yang rencananya akan dimulai pada Januari 2015ITDP Indonesia Halte Karet 2 yang baru diresmikan penggunaannya pada Rabu (28/5/2014). Halte terlihat lebih lebar dan terbuka. Desain Halte Karet 2 rencananya akan digunakan pada seluruh halte transjakarta dalam pembenahan yang rencananya akan dimulai pada Januari 2015

Stasiun MRT Dukuh Atas. Foto diambil Kamis (29/11/2018).KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Stasiun MRT Dukuh Atas. Foto diambil Kamis (29/11/2018).
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak delapan halte Transjakarta akan terintegrasi dengan stasiun Mass Rapid Transit ( MRT), Light Rail Transit ( LRT), dan Kereta Rel Listrik ( KRL).

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, sistem integrasi antar moda transportasi telah diterapkan di beberapa negara maju yang bertujuan memudahkan para penumpang berganti moda transportasi.

"Integrasi seperti ini sudah ada di Singapore, Seoul, Hongkong, dan Kuala Lumpur," kata Agung dalam acara temu jurnalis di Kolla Space Co-working, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).

Baca juga: Kemacetan di Stasiun Palmerah, Transjakarta Cari Lahan Parkir


Sistem integrasi itu akan membuat para penumpang hanya menggunakan satu jenis kartu pembayaran.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji pengelolaan kartu integrasi pembayaran.

"Jadi untuk pembayaran, nanti MRT pakai kartu sendiri dulu, demikian juga LRT. Pemprov DKI sudah menyepakati bahwa tiga perusahaan (PT MRT Jakarta, PT Jakpro, dan Transjakarta) untuk membuat sebuah perusahaan bersama," ujar Agung.

Baca juga: Transjakarta: Pelanggan Tumbuh 22 Persen Per Tahun

"Perusahaan itu nantinya akan menata kelola bagaimana integrasi pembayaran dilakukan," lanjut dia.

Adapun MRT fase pertama lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia akan beroperasi pada Maret 2019.

Halte yang akan terintegrasi dengan stasiun MRT yakni Halte Bundaran HI dan Stasiun MRT Bundaran HI, Halte Tosari dan Stasiun MRT Dukuh Atas, Halte CSW Koridor 13 dan Stasiun MRT Sisingamangaraja, Halte Lebak Bulus koridor 8 dan Stasiun MRT Lebak Bulus.

Baca juga: Tanggapan PT Transjakarta tentang Diskresi Polisi untuk Busway

Untuk LRT fase pertama lintas Velodrome-Kelapa Gading, Halte Pemuda Rawamangun akan terintegrasi dengan Stasiun LRT Velodrome.

Sementara untuk KRL, Halte Tosari akan terintegrasi Stasiun Sudirman, Halte Stasiun Klender dengan Stasiun Klender, serta Halte Stasiun Cakung dengan Stasiun Cakung.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X