Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kompas.com - 20/12/2018, 18:10 WIB
Tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora turut dihadirkan dalam pencarian linggis di Sungai Kalimalang, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaTersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora turut dihadirkan dalam pencarian linggis di Sungai Kalimalang, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkas perkara kasus pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan dengan tersangka Haris Simamora telah dilimpahkan ke kejaksaan.

"Kemarin sudah kami serahkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi berkasnya tahap pertama," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/12/2018).

Baca juga: Ini Percakapan yang Picu Haris Simamora Bunuh Satu Keluarga di Bekasi

Argo menambahkan, saat ini pihaknya tengah menunggu evaluasi dari pihak kejaksaan untuk melanjutkan pelimpahan tahap kedua, yaitu barang bukti dan tersangka.

"Jadi kami menunggu evaluasi maupun penilaian kejaksaan, apakah P19 atau P21," kata Argo.

"Artinya kalau P19 berarti ada perbaikan, nanti kami menunggu petunjuk kejaksaan. Nanti kami perbaiki dan kami kirim kembali kalau dinyatakan P19 atau belum lengkap, tapi kalau lengkap ya tanggung jawab penyidik selanjutnya menyerahkan tersangka dan barang bukti," paparnya.

Sebelumnya, Haris membunuh keluarga Diperum di Jalan Bojong Nangka II, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/11/2018) malam.

Haris mengaku membunuh Diperum dan istrinya dengan linggis. Sementara kedua anak Diperum, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) dicekik hingga tewas.

Baca juga: Polisi Cari Barang Bukti Linggis Pembunuhan Satu Keluarga di Sungai Kalimalang

Haris mengaku nekat melakukan pembunuhan karena sakit hati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akan Dibangun Penampungan Sementara untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih

Akan Dibangun Penampungan Sementara untuk Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 166 Kamar di Tiga Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 166 Kamar di Tiga Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siapkan 76 Kamar, ampu Tampung 152 Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siapkan 76 Kamar, ampu Tampung 152 Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
Bawa Senjata Tajam, 28 Pelajar SMK di Bekasi Ditangkap Polisi

Bawa Senjata Tajam, 28 Pelajar SMK di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tentukan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara

Tentukan Penghentian Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara

Megapolitan
Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Wakil Wali Kota Jakpus: Setiap Kelurahan Punya Ambulans Khusus Pasien Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Megapolitan
Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Cari Korban Pelecehan Lain, Polisi Cek Rekaman CCTV di Bandara Soetta 3 Bulan Terakhir

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pohon di Jakarta Timur

Megapolitan
Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Bus Hangus Terbakar di Kramat Jati

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Polisi: Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Belum Sah Jadi Dokter

Megapolitan
Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Boleh Beroperasi Kembali, Kafe Broker Bekasi Janji Taati Protokol Kesehatan

Megapolitan
Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Graha Wisata Ragunan Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Megapolitan
PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

PHRI Klaim Kemenparekraf Dukung Restoran di Mal dan Hotel Layani Dine In

Megapolitan
Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Update 29 September: Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.132, Tingkat Kesembuhan Capai 80 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X