Transjakarta Tambah 126 Bus Pada Malam Tahun Baru

Kompas.com - 29/12/2018, 20:30 WIB
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuka layanan reguler baru untuk rute perjalanan yakni Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Gondangdia dan kembali lagi menuju Stasiun Tanah Abang. Layanan ini mulai beroperasi sejak Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAPT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membuka layanan reguler baru untuk rute perjalanan yakni Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Gondangdia dan kembali lagi menuju Stasiun Tanah Abang. Layanan ini mulai beroperasi sejak Senin (8/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta akan menambah jumlah bus yang beroperasi di koridor 1 (Blok M-Kota), koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu), dan koridor 7 (Kampung Rambutan-Ancol) pada liburan akhir tahun. Total, Transjakarta akan menambah 126 bus angkutan malam hari pada malam pergantian tahun baru.

Rencana ini untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pelanggan Transjakarta. Selain itu, pada malam pergantian tahun, bus transjakarta koridor 1 (Blok M - Kota) dan koridor 2 (Pulogadung-Harmoni tetap dapat melayani pelanggan.

"Pengalihan rute (re-routing) dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang ada," ucap Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari, Sabtu (29/12/2018).

Ia menyebutkan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan secara khusus pengelolaan transportasi menuju sejumlah kawasan wisata saat malam tahun baru. Adapun bagi masyarakat yang ingin berkeliling kota Jakarta dapat memanfaatkan layanan bus tingkat secara gratis.

Baca juga: 1 Januari 2019, Pengguna Transjakarta Dapat Diskon 50 Persen Masuk Ancol

Terdapat tujuh layanan, yaitu:

1. History of Jakarta (BW1) dengan rute Juanda - Monas - Balai Kota - Museum Nasional, Gedung Arsip - Museum Bank Indonesia - BNI 46 - Pasar Baru - Juanda

2. Jakarta Modern (BW2) mulai dari Juanda - Monas - Balai Kota - Sarinah –Plaza Indonesia - Sarinah - Museum Nasional - Pecenongan - Pasar Baru -Juanda

3. Art and Culinary (BW3) memiliki rute Balai Kota - Sarinah - Plaza Indonesia - Harmoni - Gedung Arsip, Museum Bank Indonesia - BNI 46 - Sawah Besar -Pecenongan - Juanda - Monas - Balai Kota

4. Jakarta Skyscrapers (BW4) dengan layanan Juanda - Monas - Balai Kota - Sarinah - Tosari - Dukuh Atas - Karet Sudirman - Bundaran Senayan - Gelora Bung Karno - Dukuh Atas - Plaza Indonesia - Museum Nasional - Pecenongan - Pasar Baru - Juanda

Baca juga: Catat, 4 Acara Malam Tahun Baru yang Diadakan Pemprov DKI Jakarta

5. RPTRA Kalijodo (BW5) dari Balai Kota - Sarinah - Tosari, RPTRA Kalijodo - Tosari - Plaza Indonesia - Sarinah - Balaikota

6.  Makam Mbah Priok (BW6) melayani Juanda - Monas - Balai Kota - Sarinah - Tosari - Makam Mbah Priok

7. Jakarta Shopping (BW7) dengan layanan dari Balai Kota - Sarinah - Tosari - Dukuh Atas - Gelora Bung Karno - Plaza Senayan - Senayan City - Gelora Bung Karno - Dukuh Atas - Tosari - Grand Indonesia - Sarinah - Balai Kota.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Geliat UMKM Kota Tangerang Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

KPAI Terima 224 Pengaduan Terkait PPDB 2020, Jakarta Terbanyak

Megapolitan
Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Warga Bekasi Diimbau Tiadakan Lomba 17-an

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

UPDATE 5 Agustus: 4 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 604

Megapolitan
Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Kritik Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, F-Gerindra: Kembalikan Saja Sistem WFH

Megapolitan
Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Kemendikbud Minta Pemkot Bekasi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Tak Lagi Jabat Sekda Tangsel dan Mundur sebagai ASN, Muhamad Akan Jadi Kader PDI-P

Megapolitan
Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Pasien Covid-19: Corona is Real, Kalau Ingin Have Fun Pikir Lagi!

Megapolitan
Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Polisi: Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Depok Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Video Anji dan Hadi Pranoto soal Temuan Antibodi Covid-19 Disebut Punya Kepentingan Penjualan Obat Herbal

Megapolitan
Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Total 2.483 Orang Dirawat, Pasien Covid-19 di Jakarta Tebanyak Sejak Awal Pandemi

Megapolitan
Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Kasus Jenazah Hilang di TPU Karang Bahagia, Polisi Temukan Potongan Tengkorak di Septic Tank

Megapolitan
Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Motor Pengantar Tabung Gas Terbakar di Jatinegara

Megapolitan
Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Positivity Rate Covid-19 di Jakarta 7,8 Persen Selama Sepekan Terakhir

Megapolitan
Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Penyintas Covid-19 Sebut Mereka yang Abai Protokol Kesehatan sebagai Orang Arogan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X