Kompas.com - 05/01/2019, 13:02 WIB
KRL melintas di samping crane proyek pembangunan kontruksi  jalur rel dwi ganda atau double-dobel track (DDT) yang roboh di Jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, Minggu (4/2/2018). Crane dari proyek pembangunan rel Jakarta-Cikarang itu roboh pada Minggu (4/2/2018) sekitar pukul 05.30 WIB dan menyebabkan empat pekerja proyek tersebut tewas. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARKRL melintas di samping crane proyek pembangunan kontruksi jalur rel dwi ganda atau double-dobel track (DDT) yang roboh di Jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, Minggu (4/2/2018). Crane dari proyek pembangunan rel Jakarta-Cikarang itu roboh pada Minggu (4/2/2018) sekitar pukul 05.30 WIB dan menyebabkan empat pekerja proyek tersebut tewas.

DEPOK, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia  Budi Karya Sumadi memastikan, pembangunan double double track (DDT) atau jalur rel dwi ganda dari Stasiun Manggarai-Jatinegara-Cikarang sepanjang 35 Kilometer dapat beroperasi tahun 2020. Saat ini proyek DDT tersebut sudah dalam tahap finalisasi.

“Pembangunan di Stasiun Manggarai sekarang dalam tahap finalisasi, tahun 2020 sudah bisa dipakai,” ujar Budi Karya di Terminal Depok Sementara, Jalan Arif Rachman, Sabtu (5/1/2019).

Arif menjelaskan, pembangunan DDT bertujuan untuk memisahkan jalur kerera api jarak jauh, KRL, dan kereta bandara di Stasiun Manggarai.

Baca juga: 5 Stasiun di Jalur Rel Dwi Ganda Manggarai-Cikarang Diresmikan November Ini

“Jadi kami akan memisahkan jalur dari luar kota dengan yang dalam kota,” ujar Budi.

Ia menjelaskan, pembangunan DDT tergolong lama karena jam kerja pengerjaan pembangunan proyek DDT dalam sehari hanya empat jam.

“Jam Operasional KRL kan dari Pukul 05.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB . Jadi kami hanya punya waktu empat jam membangun,” ucap Budi.

Jika waktu pengerjaan proyek tersebut diperpanjang, ia khawatir banyak penumpang KRL yang tidak kebagian commuterline.

“Kalau waktu pengerjaan itu kami panjangin, banyak penumpang gak dapat kereta, makanya maaf agak lama pengerjaannya,” kata Budi.

Baca juga: Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Sejauh Pekerjaan Dapat Dikerjakan dari Rumah, Kami Minta Kerjakan di Rumah

Wagub DKI: Sejauh Pekerjaan Dapat Dikerjakan dari Rumah, Kami Minta Kerjakan di Rumah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Hapus Sementara Aturan Ganjil Genap

Kasus Covid-19 Naik, Pemprov DKI Jakarta Pertimbangkan Hapus Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
Kejari Jakpus Eksekusi DPO Kasus Korupsi Bank Mandiri Senilai Rp 120 Miliar

Kejari Jakpus Eksekusi DPO Kasus Korupsi Bank Mandiri Senilai Rp 120 Miliar

Megapolitan
Banjir Tak Surut dalam 6 Jam, Wagub DKI: Beberapa Titik Memang Datarannya Sangat Rendah

Banjir Tak Surut dalam 6 Jam, Wagub DKI: Beberapa Titik Memang Datarannya Sangat Rendah

Megapolitan
Menyangsikan Manfaat Sumur Resapan, Bikin Jalan Rusak, sedangkan Banjir Tetap Lama Surut

Menyangsikan Manfaat Sumur Resapan, Bikin Jalan Rusak, sedangkan Banjir Tetap Lama Surut

Megapolitan
4 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron, Kini Dirawat di RS

4 Warga Kota Tangerang Terpapar Omicron, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
PDI-P DKI Sebut Sumur Resapan Program Unggulan Anies Terbukti Gagal Atasi Banjir Jakarta

PDI-P DKI Sebut Sumur Resapan Program Unggulan Anies Terbukti Gagal Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Problematika Banjir yang Merendam Tegal Alur Jakarta Barat

Problematika Banjir yang Merendam Tegal Alur Jakarta Barat

Megapolitan
Ini Alasan Wagub DKI soal Banjir Jakarta yang Belum Surut dalam 6 Jam

Ini Alasan Wagub DKI soal Banjir Jakarta yang Belum Surut dalam 6 Jam

Megapolitan
Manuver Kadin Tolak Kenaikan UMP 5 Persen, Kini Kritik Apindo yang Gugat Anies

Manuver Kadin Tolak Kenaikan UMP 5 Persen, Kini Kritik Apindo yang Gugat Anies

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Tambah 83 Kasus di Kota Tangerang, 287 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Januari: Tambah 83 Kasus di Kota Tangerang, 287 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 77, Pasien Dirawat Bertambah 64

UPDATE 19 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 77, Pasien Dirawat Bertambah 64

Megapolitan
Sebut Warga Tak Tahu Tim Jaguar Sudah Dilebur, Iptu Winam: Pelan-pelan Ingatan Itu Akan Hilang

Sebut Warga Tak Tahu Tim Jaguar Sudah Dilebur, Iptu Winam: Pelan-pelan Ingatan Itu Akan Hilang

Megapolitan
Polisi Tangkap Enam Pencuri Rumah Kosong, Sepucuk Senjata Api hingga Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Polisi Tangkap Enam Pencuri Rumah Kosong, Sepucuk Senjata Api hingga Sepeda Motor Jadi Barang Bukti

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah | Anies Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

[POPULER JABODETABEK] Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah | Anies Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.