Diputus Kontrak oleh BPJS, 2 RSUD di Jakarta Ditarget Terakreditasi Juni - Kompas.com

Diputus Kontrak oleh BPJS, 2 RSUD di Jakarta Ditarget Terakreditasi Juni

Kompas.com - 05/01/2019, 19:44 WIB
RSUD Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR RSUD Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - RSUD Jatipadang dan RSUD Kebayoran Lama milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat diputus kontraknya oleh BPJS Kesehatan lantaran belum mengantongi akreditasi. Kedua rumah sakit itu diperkirakan baru bisa terakreditasi Juni 2019.

"Rencana Juni akreditasi," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Khafifah Any kepada Kompas.com, Sabtu (5/1/2019).

Direktur RSUD Jatipadang Rismasari mengatakan, dua RSUD itu sebenarnya sudah memproses akreditasi.

Baca juga: Tiga RSUD di Jakarta Belum Bekerja Sama dengan BPJS Kesehatan


"Sudah mengajukan akreditasi sejak November 2018. Tapi kan yang mengeluarkan KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). Jadi kami menunggu sifatnya," ujar Risma.

Menurut Risma, pihaknya juga telah mengajukan bimbingan akreditasi. Namun dari pihak KARS belum sempat mengunjungi dan menilai rumah sakitnya.

"Karena kan rumah sakit bukan kami saja, ada banyak yang lain yang juga perlu akreditasi," kata dia.

Baca juga: Kontrak dengan BPJS Diputus, Dua RSUD di DKI Ini Tetap Layani Pasien

Sebelumnya, BPJS Kesehatan memutus kontrak dengan puluhan rumah sakit di Indonesia per Januari 2019. Rumah sakit diputus kontraknya lantaran belum mengantongi akreditasi.

Namun pada 4 Januari 2019, Kementerian Kesehatan telah meminta BPJS Kesehatan memperpanjang kontrak dengan rumah sakit yang direkomendasikan Kemenkes.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Maruf memastikan pihaknya akan segera bekerja sama lagi dengan rumah sakit yang sempat diputus kontraknya.


Terkini Lainnya

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan
Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Internasional
Pria Bersenjata 'Cutter' Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Pria Bersenjata "Cutter" Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Megapolitan

Close Ads X