Tahun Ini, Rusunami DP Rp 0 Dibangun di Cilangkap dan Pulogebang

Kompas.com - 07/02/2019, 15:21 WIB
Rusunami DP 0 rupiah yang sudah mencapai 21 lantai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaRusunami DP 0 rupiah yang sudah mencapai 21 lantai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0 di dua lokasi pada tahun ini.

Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, rusunami itu salah satunya akan dibangun di Cilangkap, Jakarta Timur.

"Yang Cilangkap (dibangun) April-Mei ya, Mei paling lambat," ujar Yoory saat dihubungi, Kamis (7/2/2019).

Baca juga: Pembangunan Rusunami DP Rp 0 Pondok Kelapa Capai 51,86 Persen

Menurut rencana, ada 900 unit hunian yang akan dibangun di Cilangkap. Kemudian, rusunami DP Rp 0 juga akan dibangun di Pulogebang, Jakarta Timur.

"(Pembangunan di Pulogebang) mungkin setelah Lebaran ya, September atau Oktober. (Jumlah unitnya) masih kita hitung, rencananya lebih besar (dari Cilangkap)," kata dia.

Perumda Pembangunan Sarana Jaya sudah memiliki lahan seluas 2,8 hektar di Cilangkap dan 4 hektar di Pulogebang untuk membangun unit hunian tersebut.

Baca juga: DKI Data dan Ikuti Kebutuhan Rusunami DP Rp 0

Dengan pembangunan dimulai tahun ini, lanjut Yoory, rusunami DP Rp 0 diharapkan bisa rampung pada 2020 sehingga bisa langsung dibeli warga yang berhak.

"Kami usahakan tahun ini rencana groundbreaking, mulai pembangunan, supaya tahun depan sudah bisa jadi," ucap Yoory.

Perumda Pembangunan Sarana Jaya ditargetkan membangun 13.500 unit hunian DP Rp 0 dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemprov DKI Jakarta 2018-2023.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Buka Pendaftaran Rumah DP Rp 0 Tahap Kedua

BUMD DKI Jakarta itu kini tengah membangun 780 unit hunian DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Megapolitan
Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Megapolitan
BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

Megapolitan
Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Megapolitan
Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Megapolitan
Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Ini Tiga Poin Kesepakatan Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Diduga Bobol ATM, 10 Oknum Satpol PP Resmi Dipecat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X