LRT Jakarta Ditargetkan Beroperasi 25 Februari

Kompas.com - 12/02/2019, 14:09 WIB
Suasana uji coba Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018.MAULANA MAHARDHIKA Suasana uji coba Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Proyek LRT Jakarta PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan, moda light rail transit (LRT) Jakarta ditargetkan beroperasi 25 Februari atau 28 Februari.

Iwan menyebut pekerjaan konstruksi LRT fase 1 Kelapa Gading-Velodrom hingga saat ini berjalan sesuai skedul.

"Kami targetkan tanggal 25 atau 28 ini, pokoknya akhir Februari, kami berusaha untuk itu. Sampai saat ini sih on progress," ujar Iwan saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Perbaikan Jalan Rusak di Jalur LRT Jakarta Rampung Sebelum LRT Beroperasi

Iwan menjelaskan, progres pembangunan lima stasiun dan rel kereta (mainline) LRT Jakarta sudah mencapai 98 persen, sementara pekerjaan di Depo Kelapa Gading mencapai 90 persen.

PT Jakarta Propertindo saat ini tengah menyelesaikan konstruksi tersebut.

Bersamaan dengan itu, Balai Pengujian Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan sertifikasi depo dan stasiun.

Baca juga: LRT Jakarta Beroperasi Akhir Februari, Pekerjaan di Depo Kelapa Gading Dikebut

Sertifikasi dilakukan untuk menerbitkan rekomendasi dan sertifikat layak operasi.

Hal lain yang dikerjakan sebelum LRT Jakarta beroperasi ialah menyiapkan standard operating procedure (SOP) dan manajemen risiko. SOP disusun bersama Direktorat Keselamatan Kemenhub.

"Direktur Keselamatan itu harus memastikan semua SOP dari operasional, urutan untuk emergency dan keselamatannya sudah benar sesuai dengan standar," kata Iwan.

"Trial run" 

Sebelum LRT Jakarta beroperasi secara komersial untuk masyarakat umum, operator berencana melakukan operasi terbatas atau trial run mulai 15 Februari.

Tujuannya untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana sebelum beroperasi.

"Kami minta tim operator memulai trial run untuk membiasakan dengan equipments kereta-kereta yang ada. Jadi, begitu nanti operasi komersial, sudah jalan, itu mereka sudah terbiasa," tutur Iwan.

Baca juga: Sebelum Proyek LRT Jakarta Ada, Kelapa Gading Sudah Rawan Genangan

Dalam trial run tersebut, lanjut Iwan, operator akan mengundang pihak tertentu untuk menjajal LRT Jakarta.

"Kami mau mengondisikan di lapangan itu semuanya sudah berjalan operasi, A sampai Z sudah jalan, meskipun memang penumpang masih terbatas karena kereta juga harus ada penumpangnya untuk mengecek beban," ucapnya.

Selain itu, pihak LRT Jakarta juga masih menunggu penentuan tarif oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Terkini Lainnya


Close Ads X