Malam Munajat 212, KA Jarak Jauh Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Kompas.com - 21/02/2019, 12:44 WIB
Pembangunan jalur dwiganda yang terhenti karena terkendala pembebasan lahan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/10). Jalur dwiganda bagi kereta rel listrik dan kereta jarak jauh Manggarai-Cikarang nantinya mampu menambah frekuensi dan perjalanan. KOMPAS/PRIYOMBODOPembangunan jalur dwiganda yang terhenti karena terkendala pembebasan lahan di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/10). Jalur dwiganda bagi kereta rel listrik dan kereta jarak jauh Manggarai-Cikarang nantinya mampu menambah frekuensi dan perjalanan.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) merekayasa perjalanan kereta api jarak jauh untuk pemberangkatan Kamis (21/2/2019) sore hingga malam.

Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, adanya aksi Malam Munajat 212 di Monas membuat perjalanan dari Stasiun Gambir bakal berhenti di Stasiun Jatinegara.

"Penumpang yang akan naik KA berpotensi terjebak kemacetan lalu lintas dan kesulitan menuju Stasiun Gambir,” kata Edy, Kamis pagi.

Baca juga: Idul Adha, KAI DAOP 1 Tambah 7 Kereta Jarak Jauh

PT KAI akan merekayasa operasi pemberangkatan 14 KA dari Stasiun Gambir.

Rekayasa akan dimulai pukul 17.02 hingga pukul 23.00. 

"Jadi penumpang KA yang kesulitan menuju Stasiun Gambir karena terkena imbas kemacetan memiliki alternatif naik dari Stasiun Jatinegara di mana normalnya KA yang berangkat dari Stasiun Gambir tidak berhenti di Stasiun Jatinegara," ujarnya. 

Baca juga: Waspada Pencurian, Simak Tips Naik Kereta Jarak Jauh pada Malam Hari

Pihaknya mengimbau para penumpang untuk mengantisipasi dan memperkirakan waktu keberangkatan KA.

"Kami juga menyiagakan petugas untuk membantu pelayanan penumpang di sana," kata Edy. 

Berikut kereta yang akan berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara:

1. Argo Parahyangan Tambahan 7078 pukul 17.17.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X