Bawaslu Jakbar Minta Parpol Tertibkan Alat Peraga Kampanye dalam Waktu 3 Hari

Kompas.com - 23/02/2019, 13:25 WIB
Satpol PP Jakarta Barat mencopot alat peraga kampanye yang dipasang di rambu lalu lintas dan petunjuk jalan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (23/10/2018) RIMA WAHYUNINGRUMSatpol PP Jakarta Barat mencopot alat peraga kampanye yang dipasang di rambu lalu lintas dan petunjuk jalan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (23/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bawaslu Jakarta Barat mengimbau partai politik dan tim sukses calon legislatif untuk menertibkan alat peraga kampanye yang dipasang serampangan. 

Koordinator Divisi Penindakan dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jakarta Barat Abdul Roup mengatakan, pihaknya memberi waktu hingga tiga hari mendatang untuk penurunan alat peraga kampanye.

"Sejak tanggal 22 Februari kemarin, Bawaslu sudah melayangkan surat untuk menurunkan atribut yang melanggar," ujar Abdul saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/2/2019).

Baca juga: Putri Indonesia Lingkungan Usulkan Peserta Pemilu Daur Ulang Alat Peraga Kampanye


Jika partai politik dan tim sukses tidak menurunkan atribut, maka Bawaslu bersama Satpol PP yang akan menertibkan alat peraga kampanye.

"Jika tidak ada eksekusi (penertiban), maka Bawaslu dengan Satpol PP yang akan eksekusi penertiban," kata dia. 

Ia mengatakan, salah satu contoh pelanggaran ketika alat peraga kampanye dipasang di tempat publik, seperti di depan sekolah dan kantor kecamatan. 

Baca juga: Bawaslu Terima Laporan Dugaan Perusakan Alat Peraga Kampanye Tina Toon

"Penertiban alat peraga kampanye itu sudah sesuai aturan PKPU 23 Tahun 2018 tentang Kampanye dan edaran KPU Nomor 175 Tahun 2018 terkait Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye," ujar Abdul.

Pemilihan Umum 2019 akan dilaksanakan serentak para 17 April. Tidak hanya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, masyarakat juga akan memilih wakilnya di DPD, DPR, dan DPRD.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X