Sekda DKI Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Kompas.com - 28/02/2019, 17:00 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARISekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/1/2019).

JAKARTA,  KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Sefullah merupakan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab) yang bertanggung jawab dalam perombakan pejabat yang terjadi di DKI.

"Saya jamin sama sekali tidak ada permainan uang," kata Saefullah ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).

Baca juga: Perombakan Pejabat DKI, Fraksi PKB Dapat Keluhan soal Tarif untuk Jadi Lurah

Saefullah meminta pihak-pihak yang memiliki bukti jual beli jabatan untuk melapor ke dirinya. Ia memastikan akan menindak oknum yang berani bermain uang.

"Jadi jangan fitnah, kalau ada sebutkan. Nanti kami kejar," ujarnya. 

Sebelumnya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) DPRD DKI Jakarta menerima keluhan soal adanya tarif untuk jabatan lurah dalam perombakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Senin (25/2/2019).

Baca juga: Perombakan Jabatan Dituduh Politis, Ini Jawaban Anies

"Info di bawah begitu, banyak keluhan dari lurah (soal tarif)," ujar Penasihat Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas saat dihubungi, Kamis (28/2/2019).

Namun, Hasbi tidak mengetahui berapa tarif untuk jabatan lurah tersebut.

Selain lurah, Hasbi menyebut ada juga tarif untuk jabatan camat.

Baca juga: Muncul Tudingan, Perombakan Pejabat di DKI Bernuansa Politis

"Yang ada isunya (soal tarif) di lurah dan camat," katanya. 

Anies merombak 1.125 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Dari 1.125 jabatan administrator dan pengawasan yang dilantik, 15 di antaranya pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II.

Baca juga: [POPULER MEGAPOLITAN]: Sopir Grab Turunkan Penumpang karena Beda Pilihan Capres I Preman Intimidasi Pekerja Jalan Tol I Perombakan Pejabat di DKI

Sementara administrator atau pejabat eselon III sebanyak 274 orang, dan pengawas atau pejabat eselon IV sebanyak 836 orang.

Anies menyampaikan, perombakan 1.125 pejabat itu sebenarnya sudah melalui proses analisis jabatan yang panjang selama beberapa bulan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X