Tarif MRT Rp 3.000-Rp 14.000 Berlaku 1 April 2019

Kompas.com - 27/03/2019, 09:42 WIB
Salah satu loket MRT Jakarta di stasiun Bundaran HI yang masih kosong belum ada penjualan tiket, Senin (25/3/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaSalah satu loket MRT Jakarta di stasiun Bundaran HI yang masih kosong belum ada penjualan tiket, Senin (25/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Tarif moda raya terpadu ( MRT) yang telah disepakati Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta bakal berlaku saat MRT beroperasi komersial, yakni 1 April 2019.

"Insya Allah (berlaku per 1 April)," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/5/2019).

Baca juga: Keputusan Politik Berani Jokowi, Antar Jakarta Punya MRT

Anies mengatakan, perhitungan tarif yang diterapkan untuk MRT berbeda dengan Transjakarta yang satu tarif. Tarif MRT bervariasi dari Rp 3.000 hingga Rp 14.000.

"Jadi kalau ditanya berapa tarif MRT, Anda mau naik dari mana, tujuannya ke mana, dari situ keluar tarifnya," ujar Anies.

Adapun Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, nantinya moda raya terpadu (MRT) bakal melayani pembayaran dengan uang elektronik yang dikeluarkan bank.

Baca juga: MRT Jakarta Akhirnya Punya Tarif

 

Setidaknya, ada lima bank yang sudah bekerja sama dengan MRT.

"Ada lima bank yang sudah bekerja sama, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BCA, plus Bank DKI," kata William di Bundaran HI, Senin (25/3/2019).

Kartu bank ini baru bisa digunakan saat MRT beroperasi komersial pada 1 April 2019. Saat ini, MRT masih pada fase operasi tidak berbayar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Digelar Lagi, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Pemprov DKI Kaji Tarif Sewa Rusunawa Pasar Rumput

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

BMKG: Suhu di Jakarta Diprediksi 35 Derajat Celsius, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X