Suasana Haru Selimuti Rumah Duka PPSU Korban Tabrak Lari di Pasar Rebo

Kompas.com - 31/03/2019, 23:33 WIB
Tampak suasana kediaman Naufa Rosyid (24), petuga kebersihan yang tewas ditabrak pengendara motor di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak suasana kediaman Naufa Rosyid (24), petuga kebersihan yang tewas ditabrak pengendara motor di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana haru menyelimuti kediaman Naufal Rasyid (24), petugas PPSU yang tewas ditabrak pengendara motor di bawah jalan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (26/3/2019) pagi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Minggu (31/3/2019), bendera kuning tampak dipasang di beberapa sudut lingkungan rumah korban di Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. 

Keluarga dan kerabat terlihat melayat ke rumah korban. Tampak para pelayat dan keluarga menangisi kepergian Naufal. 

Salah satu keluarga korban yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, pihak keluarga ikhlas dan tabah atas peristiwa yang merenggut nyawa Naufal.

Baca juga: Pasukan Oranye Tewas Ditabrak Motor di Pasar Rebo, Ini Kronologinya...

"Ikhlas saya ikhlas, serahin semuanya sama Allah. Saya terima kasih buat semuanya yang sudah perhatian sama almarhum. Pak gbernur, wali kota, camat, semuanya," kata pria dari pihak keluarga sambil terisak saat ditemui di rumah korban, Jakarta Timur, Minggu. 

Pria itu menambahkan, Naufal dikenal sebagai anak yang baik, penurut, serta rajin beribadah.

"Anaknya baik dan nurut sama orangtuanya. Saya yakin dia khusnul khatimah karena meninggal saat kerja," ujarnya. 

Baca juga: Anies: Pengguna Jalan, Kurangi Kecepatan bila Lihat Petugas di Jalan Raya...

Sebelumnya, Naufal ditabrak pengendara motor saat sedang menyapu jalan di bawah jalan layang Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Selasa pukul 05.30. 

Akibat kecelakaan itu, Naufal mengalami pendarahan otak dan nyawanya tidak terselamatkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengantarkan jenazah Naufal ke tempat peristirahatan terakhir. 

"Dan kau penungggang kendaaran tak dikenal itu...Ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu, tapi kau tidak bisa lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil," tulis Anies dalam unggahannya di akun Instagram @aniesbaswedan, Minggu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X