Semua Petugas di Sebuah TPS di Depok Berkostum Superman

Kompas.com - 17/04/2019, 17:40 WIB
Petugas TPS menggunakan kostum superhero di RW 13, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, pada pelaksanaan Pemilu 2019, yaitu pada Rabu (17/4/2019) ini. KOMPAS.com/Cynthia LovaPetugas TPS menggunakan kostum superhero di RW 13, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, pada pelaksanaan Pemilu 2019, yaitu pada Rabu (17/4/2019) ini.

DEPOK, KOMPAS.com - Sebuah tempat pemungutan suara (TPS) di Depok, Jawa Barat, terlihat unik pada pelaksaan Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019) ini. Semua petugas di TPS ini, yaitu TPS 72 yang berada di lingkungan RW 13, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, mengenakan kostum superhero DC, yakni Superman.

Jaya Kusuma, Ketua RW 13 mengatakan, konsep itu sengaja dibuat karena mereka ingin memberi pesan tentang perdamaian.

“Pemilu serentak yang pertama kali tantangannya banyak, delapan bulan kampanye yang lebih banyak hampir negatifnya, kami coba bikin superhero Superman untuk membawa misi kebaikan," kata Jaya di TPS 72, Rabu.

Baca juga: TPS Unik Superhero di Surabaya Diserbu Pemilih

Ia mengatakan, tema tersebut sengaja dipilih dengan harapan masyarakat dapat kembali bersatu, siapa pun presiden yang terpilih.

“Ini sebenarnya spontanitas, berharap dengan adanya kostum itu warga di sini meski beda pilihan, namun tetap bersatu,” ucapnya.

Jaya berharap siapa pun pemimpin yang menang dapat menolong rakyat-rakyat yang miskin.

“Saya harap presiden yang terpilih nantinya seperti Superman ya bisa menolong orang yang sedang kesusahan, tindak pandang bulu entah itu masalah kesehatan,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X