Syukuran Kemenangan Prabowo, Karangan Bunga, dan Ketidakhadiran Sandiaga...

Kompas.com - 20/04/2019, 08:07 WIB
Pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pendukung pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat deklarasi kemenangan Pilpres 2019 di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen.

"Menjaga formulir C1 dan C1 pleno yang berada di kotak suara, di seluruh kecamatan, atau PPK. Harus dijaga karena ada usaha untuk menghilangkan kotak suara," kata dia.

Baca juga: PDI-P Nilai Klaim Kemenangan Prabowo Sebuah Ironi

Prabowo meminta, para pendukung dan relawannya mengawasi semua petugas penyelenggara pemilu sampai rekapitulasi data.

"Pastikan jangan sampai ada angka diubah, pastikan. Angka yang diinput harus sama dengan angka yang tercantum pada formulir C1," ujar dia.

Selanjutnya, Prabowo mengatakan, para pendukung harus menjaga semangat dalam mengamankan suara rakyat agar tidak dicurangi terus-menerus.

Shalat dan doa

Massa melakukan doa bersama dan membaca shalawat Nabi di bawah guyuran hujan.

Mereka berkumpul di depan panggung dan bershalawat bersama dipimpin oleh seorang ustaz dari atas panggung.

Bahkan, sebagian massa mengenakan jas hujan dan payung untuk melindungi diri.

Namun, sebagian massa tak mengenakan jas hujan dan melanjutkan dengan membacakan shalawat Nabi dan shalawat badar.

Sebelumnya, mereka juga menunaikan shalat Ashar di bawah guyuran hujan.

Tak didampingi Sandiaga

Meski menggelar syukuran kemenangan, Prabowo tak tampak didamping wakilnya, Sandiaga Uno.

Pada spanduk yang digantungkan di atas panggung pun tak menuliskan nama Sandiaga, tetapi hanya Prabowo sebagai presiden.

Acara syukuran tersebut dihadiri anggota Dewan Pengarah BPN Fadli Zon, anggota Dewan Pembina BPN Amien Rais, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua DPD Gerindra M Taufik, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Rizal Ramli, Yusuf Martak, hingga Slamet Ma'arif.

Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X