Janjian Tawuran Lewat Media Sosial, Seorang Remaja Tewas Dibacok di Senen

Kompas.com - 06/05/2019, 09:36 WIB
Pengeroyokan.Tribunnews.com Pengeroyokan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang remaja berusia 17 tahun tewas dibacok ketika terlibat tawuran di Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (5/5/2019) pagi sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Senen Kompol Muhammad Syafe'i mengatakan, tawuran ini melibatkan dua kelompok remaja RW 004 dan RW 008 Jalan Kramat II, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.

"Mereka ini janjian lewat media sosial, janjian di suatu tempat lalu tawuran," ucapnya saat dihubungi, Senin (6/5/2019).

Kedua kelompok sendiri telah saling kenal dan membuat janji untuk tawuran.

Baca juga: Pulang Ngopi di Warung, Warga Depok Tewas Dikeroyok Remaja Tawuran

Syafe'i menyebut korban sendiri tewas setelah dibacok menggunakan celurit pada bagian perut oleh kelompok lawannya.

"Awalnya hanya saling lempar, kemudian saat korban lari untuk memghindar dia terjatuh dan kelompok lawan ternyata membawa sajam," kata dia.

Meski sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong karena kehabisan darah.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian sudah mengamankan 18 orang remaja yang diduga terlibat tawuran.

Meski demikian, polisi masih terus menyelidiki siapa pelaku pembacokan terhadap korban.

"Sampai saat ini sudah kami amankan kurang lebih 18 orang yang diduga terlibat tawuran. Dari 18 orang ini masih kami selidiki juga siapa pelaku pembacokan," tutupnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Rius Vernandes dan 2 Kontroversi Penumpang-Maskapai Sejak 2018

Rius Vernandes dan 2 Kontroversi Penumpang-Maskapai Sejak 2018

Megapolitan
YouTuber Rius Vernandes Ingin Audiensi dengan Pemerintah soal Kartu Menu Garuda Indonesia

YouTuber Rius Vernandes Ingin Audiensi dengan Pemerintah soal Kartu Menu Garuda Indonesia

Megapolitan
Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Polda Metro Jaya Cabut Laporan terhadap Caleg Gerindra Wahyu Dewanto 

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar karena Rapuh

Megapolitan
Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Kolong Flyover Arief Rachman Hakim Depok Jadi Lahan Parkir Liar

Megapolitan
Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Cara Planetarium Siasati Polusi dan Gedung Tinggi di Jakarta demi Melihat Bintang

Megapolitan
Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Instalasi Bambu Getih Getah di Bundaran HI Dibongkar

Megapolitan
Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Serikat Karyawan Garuda: Unggahan Rius Vernandes Merugikan Perusahaan

Megapolitan
Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Dilaporkan ke Polisi, Rian Ernest Siap Hadapi

Megapolitan
Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Cerita Kurir Sepeda, Bertarung Lawan Ojek Online, Macet hingga Kotornya Udara Jakarta

Megapolitan
Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Anies Terlalu Lama Tanpa Wagub dan Pengaruhnya terhadap Kebijakan di Jakarta

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Petugas Damkar Evakuasi Anjing yang Tercebur ke Sumur di Ciracas

Megapolitan
Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Hidup Baru Korban Kebakaran Cipinang di Rusun Jatinegara Kaum

Megapolitan
Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Penjelasan Singkat Wali Kota Tangerang soal Perselisihannya dengan Menkumham

Megapolitan
Close Ads X