Situasi Kondusif, Jalan KS Tubun Kembali Dibuka Pukul 00.45

Kompas.com - 23/05/2019, 01:43 WIB
Arus lalu lintas di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat sudah dibuka menyusul redanya kericuhan antara massa dengan petugas kepolisian, Kamis (23/5/2019).  Dalam pantauan Kompas.com jalan dibuka sejak pukul 00.45 WIB. Kompas.com / Tatang GuritnoArus lalu lintas di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat sudah dibuka menyusul redanya kericuhan antara massa dengan petugas kepolisian, Kamis (23/5/2019). Dalam pantauan Kompas.com jalan dibuka sejak pukul 00.45 WIB.
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat sudah dibuka menyusul redanya kericuhan antara massa dengan petugas kepolisian, Kamis (23/5/2019).

Dalam pantauan Kompas.com, jalan dibuka sejak pukul 00.45 WIB.

Sejumlah kendaraan seperti motor, mobil, dan sejumlah angkot pun sudah dapat melintasi ruas jalan tersebut.

Meski demikian, di Jalan KS Tubun sekitar Markas Front Pembela Islam (FPI) masih dipenuhi batu, serta pecahan kaca.

Batu serta pecahan kaca ditemukan paling banyak di sekitar Asrama Brimob Petamburan.

Adapun sejumlah trotoar ditemukan dalam kondisi rusak karena batako diduga diambil oleh massa untuk melakukan perlawanan pada pihak kepolisian.

Nampak puluhan prajurit TNI Angkatan Darat masih berjaga di sekitar Markas FPI untuk menjaga keamanan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X