Gerindra DKI Rela Cawagub DKI untuk PKS meski Prabowo-Sandi Kalah Pilpres

Kompas.com - 02/07/2019, 18:28 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik di kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019) malam. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik di kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019) malam.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, pihaknya sudah merelakan kursi calon wakil gubernur (cawagub) DKI untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS), meskipun pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Gerindra dan PKS sudah sepakat bahwa kursi wagub menjadi milik PKS karena Sandiaga menjadi calon wakil presiden.

Sandiaga merupakan kader Gerindra sebelum menjadi cawapres. Setelah diusung menjadi cawapres, Sandiaga memilih mundur sebagai wagub DKI dan keluar dari Gerindra.

"Kok enggak rela, gimana, orang sekarang calonnya dari PKS. Dari awal sudah diserahkan," ujar Taufik saat dihubungi, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Gerindra Bakal Ajukan Kandidat Cawagub DKI Jakarta jika DPRD Tolak 2 Calon PKS

Meskipun demikian, Taufik menyebut Gerindra dan PKS bakal mendiskusikan kembali nama cawagub jika dua nama kader PKS yang telah diajukan ditolak DPRD DKI.

DPRD DKI, kata Taufik, akan mengembalikan cawagub yang diajukan Gerindra dan PKS jika dua kali rapat paripurna pemilihan wagub tidak kuorum.

Baca juga: Agung Yulianto Berharap Tidak Ada Pergantian Nama Kandidat Cawagub DKI Jakarta

Pada saat itu, Gerindra berpeluang mengajukan nama cawagub.

"Semua opsi terbuka," kata Taufik.

Kursi wagub DKI masih kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno pada 10 Agustus 2018. Partai Gerindra dan PKS telah mengajukan dua nama cawagub, yakni kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, ke DPRD DKI.

DPRD DKI telah membentuk pansus untuk menggelar pemilihan wagub melalui rapat paripurna. Pansus itu kini tengah menyempurnakan tata tertib pemilihan wagub.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Pemuda Jakarta Utara Sebut Reklamasi Ancol Rampas Pantai Publik

Pemuda Jakarta Utara Sebut Reklamasi Ancol Rampas Pantai Publik

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Forensik Terkait Ledakan di Menteng

Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Forensik Terkait Ledakan di Menteng

Megapolitan
[UPDATE] 5 Juli: 12 Kelurahan di Depok Nihil Kasus Aktif Covid-19

[UPDATE] 5 Juli: 12 Kelurahan di Depok Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Relawan Pendukung Anggap Anies Menyalahi Janji Kampanye

Tolak Reklamasi Ancol, Relawan Pendukung Anggap Anies Menyalahi Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 813 Kasus Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 5 Juli: Total 813 Kasus Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
UPDATE 5 Juni: 132 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 5 Juni: 132 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 438 Kasus Positif Covid-19 di Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 438 Kasus Positif Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X