Warga yang Buang Sampah di Pinggir Jalan Danau Sunter Barat Akan Didenda Rp 500.000

Kompas.com - 09/07/2019, 10:47 WIB
Sejumlah gerobak sampah parkir di Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara,, Senin (8/7/2019). JIMMY RAMADHAN AZHARISejumlah gerobak sampah parkir di Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara,, Senin (8/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta akan menindak warga yang membuang sampah di lokasi sementara penyimpanan gerobak sampah di pinggir Jalan Danau Sunter Barat, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Tindakannya akan diberi sanksi sesuai dengan Perda 3 Tahun 2018, sanksi administratif denda uang paksa. Besarannya kalau di Pasal 130 itu sebanyak-banyaknya Rp 500.000," kata Kabid Pengelolaan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Sanksi itu demi menjaga kebersihan lokasi pool gerobak sampah itu.

Namun, karena terbatasnya tenaga pengawas di Dinas LH, ia meminta sejumlah pihak untuk bekerja sama mengawasi lokasi tersebut.

"Jadi kami butuh bantuan RW, tokoh masyarakat termasuk Satpol PP Satpol yang lagi bertugas bilamana ada yang buang sampah di lokasi pool gerobak itu, nah tolong dicatat identitasnya. Walaupun itu petugas gerobak, walaupun keluarga kami akan menindak," ucapnya.

Hari ini, pihaknya akan membersihkan dan merapikan lokasi pool gerobak yang telah dipenuhi sampah.

Baca juga: Dinas Lingkungan Hidup izinkan Gerobak Sampah Mangkal di Jalan Danau Sunter Barat

Dinas LH menjadikan tempat tersebut sebagai pool sementara gerobak sampah sembari mencari tempat penampungan sampah permanen bagi warga Sunter Agung.

Mereka sebelumnya menggunakan lokasi yang kini akan dijadikan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter sebagai tempat penampungan sampah. Tempat itu tidak bisa digunakan lagi karena di lokasi itu akan dibangun fasilitas ITF Sunter.

Hariadi menjelaskan, sampah warga yang dikumpulkan tukang sampah menggunakan gerobak akan tetap ditempatkan di area tersebut sampai sore hari, sebelum diangkut dengan truk sampah.

Namun, sampah-sampah itu harus tetap berada di dalam gerobak sebelum proses pengangkutan dimulai. Pihaknya melarang warga secara pribadi membuang sampah di pool gerobak tersebut.

Baca juga: Dilarang Kumpulkan Rongsokan, Pendapatan Tukang Sampah di Sunter Agung Menurun



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Update 8 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 344, 54 di Antaranya WNI yang Pulang dari Luar Negeri

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Polisi Periksa 5 Saksi Peristiwa Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang

Megapolitan
Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Kronologi Ilham Bintang Kehilangan Ratusan Juta Rupiah akibat Pembobolan Rekening

Megapolitan
CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

CFD Bekasi Kembali Digelar Pekan Ini, Pemkot Akan Rapid Test 500 Pengunjung

Megapolitan
PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

PPSU Rusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang Prapatan, Tiga Orang Luka-luka

Megapolitan
Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Swab Test Keluar, 30 Petugas Puskesmas Sukapura Dinyatakan Negatif Covid-19

Megapolitan
Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Kesal karena Direkam Saat Berkaraoke, 6 Anggota PPSU Merusak Kantor Satpel Lingkungan Hidup Mampang

Megapolitan
Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Depo MRT Fase 2B Bakal Dibangun di Ancol Barat, Butuh Anggaran Rp 1,5 Triliun

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Pemprov DKI Izinkan Lapangan Golf hingga Pusat Kebugaran Beroperasi Kembali Mulai 12 Juli

Megapolitan
Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Jam Operasional Transportasi Umum di Kota Tangerang Mulai Diperpanjang

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Ini yang Harus Dilakukan jika Lihat Seseorang Dililit Ular

Megapolitan
[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

[UPDATE] 8 Juli: 8 RW di Kota Bekasi Masih Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X