Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Kompas.com - 16/07/2019, 21:05 WIB
Kondisi Kali Tegal Amba di Jakarta Timur, Selasa (16/7/2019), setelah dibersihkan pada Sabtu pekan lalu. DEAN PAHREVI/KOMPAS.comKondisi Kali Tegal Amba di Jakarta Timur, Selasa (16/7/2019), setelah dibersihkan pada Sabtu pekan lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Timur Leo Tantino mengimbau warga yang tinggal di sekitar Kali Tegal Amba untuk menjaga kali tetap bersih dari sampah.

"Kami mengimbau dan berharap warga sekitar kali jangan ada yang buang sampah ke kali yang sudah dibersihkan itu. Kali sekarang sudah bersih dari sampah," kata Leo, Selasa (16/7/2019).

 

Kali tersebut dibersihkan sampahnya, Sabtu lalu. Sebanyak 490 personel gabungan dikerahkan. Sekitar 14 ton sampah bercampur lumpur basah diangkut dari kali tersebut pada Sabtu itu.

Baca juga: Wajah Baru Kali Tegal Amba Setelah Dibersihkan Sabtu Lalu

"Kurang lebih 14 ton sampah bercampur lumpur kemarin diangkut dengan kekuatan 490 personel. Sampah dan lumpur diangkut dengan satu truk besar, tiga truk sedang, dan 11 mobil carry," ujar Leo.

Dia berharap warga bisa menjaga kebersihan kali. Dirinya juga memastikan tiap harinya akan ada petugas yang membersihkan dan menjaga kali agar tetap bersih.

Dari pantauan Kompas.com hari ini, di kali memang tidak ada lagi sampah. Namun air kali masih terlihat hitam pekat dan berbau tak sedap.

Tampak Kali Tegal Amba, Jakarta Timur dipenuhi sampah plastik dan kemasan makanan, Selasa (9/7/2019).DEAN PAHREVI/KOMPAS.com Tampak Kali Tegal Amba, Jakarta Timur dipenuhi sampah plastik dan kemasan makanan, Selasa (9/7/2019).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Megapolitan
Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Megapolitan
BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

Megapolitan
Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Megapolitan
Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Megapolitan
Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Megapolitan
Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Megapolitan
Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X