Ojol Stasiun Bekasi akan Dilarang Antar Jemput di Depan Indomaret Juanda

Kompas.com - 17/07/2019, 18:28 WIB
Kondisi depan Stasiun Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi ketika jam sibuk, Rabu (17/7/2019). KOMPAS.com/VITORIO MANTALEANKondisi depan Stasiun Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi ketika jam sibuk, Rabu (17/7/2019).


BEKASI, KOMPAS.com -Pengguna kereta rel listrik (KRL) yang ingin naik atau turun dari ojek online di sekitar Stasiun Bekasi tidak boleh menunggu di Indomart, Jalan Ir. H. Juanda. 

Minimarket tersebut terletak di seberang stasiun dan sering menjadi titik antar dan jemput penumpang KRL dengan pengemudi ojek online.

Kemacetan pun terjadi di Jalan Ir. H. Juanda tiap jam sibuk karena lokasi tersebut menjadi tempat "mangkal" pengemudi ojek online.

"Ini salah satu langkah yang kita lakukan dalam rangka mengurangi kemacetan di Jalan Ir. H. Juanda, khususnya depan Indomaret. Titik itu kan selama ini dijadikan lokasi naik dan turun penumpang ojol," ujar Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani saat dihubungi, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Angkot dan Ojek Online yang Mengetem di Stasiun Bekasi Akan Ditilang

Ojo menjelaskan, ojek online dan penumpangnya akan diarahkan bertemu di lay-by Stasiun Bekasi dekat lahan parkir stasiun.

Lokasi tersebut bakal dijadikan titik antar jemput penumpang ojek online secara permanen.

Untuk itu, kata Ojo, pihaknya akan menyiagakan mobil dengan pengeras suara dan sejumlah petugas di lokasi.

"Imbauan itu, dalam bentuk 'halo-halo' rekaman suara, yang akan otomatis dia bunyi setiap 5 menit sekali, kemudian memasang spanduk dan menempatkan mobil," kata Ojo.

"Pada saat jam-jam macet pukul 07.00 WIB-08.00 WIB, kemudian sore pukul 17.00 WIB-20.00 WIB kita sosialisasi. Petugasnya ada dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi 4 (orang), dari kepolisian 4 (orang), bergantian," kata Ojo.

Ojo menyebut, kebijakan ini telah dikoordinasikan dengan pihak Stasiun Bekasi. Ia pun mengaku tak khawatir terhadap kemungkinan bentrokan ojek online dengan ojek pangkalan.

Baca juga: Ada Rekayasa Lalin, Warga Nilai Kawasan Stasiun Bekasi Jadi Tidak Terlalu Semrawut

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Sudah Ditetapkan KPU, Tiga Paslon Pilkada Tangsel Baru Boleh Kampanye 26 September

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Wagub DKI Jakarta: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Naik, Tingkat Kematian Turun

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Megapolitan
Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Megapolitan
KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

Megapolitan
Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Megapolitan
Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X