Anies Tunda Kepulangan dari Amerika, Ada Agenda Tambahan hingga Surati Kemendagri

Kompas.com - 19/07/2019, 07:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat jadi pembicara di World Cities Summit Mayor Forum (WCSMF), Kolombia Facebook Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat jadi pembicara di World Cities Summit Mayor Forum (WCSMF), Kolombia
Penulis Nursita Sari
|

Pemprov DKI Jakarta sebenarnya sudah membeli tiket pesawat untuk kepulangan Anies pada Rabu. Pemprov DKI akhirnya menjadwalkan ulang penerbangan Anies dan rombongan menjadi Kamis.

"Tidak ada penerbangan yang langsung (pada Rabu), jadi harus menunggu pada hari berikutnya. Penerbangan yang sudah kita book, kita reschedule," ujar Mawardi.

Baca juga: Ada Agenda Tambahan di Amerika, Anies Batal Tiba di Jakarta Hari Ini

Menurut Mawardi, perjalanan dari Amerika menuju Jakarta ditempuh dalam waktu sekitar 20 jam. Anies dan rombongan harus transit di Doha, Qatar. Mereka dijadwalkan tiba di Jakarta pada Jumat pagi ini.

Surati Kemendagri

Anies seharusnya aktif kembali berkantor di Balai Kota pada Kamis kemarin.

Karena ada agenda tambahan, Pemprov DKI akhirnya mengirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menginformasikan kepulangan Anies yang mundur satu hari.

"Kita sudah sampaikan, bersurat ke Pak Menteri untuk besok (hari ini) tiba di Jakarta," ucap Mawardi.

10 hari di luar negeri

Dalam rangkaian kunjungan kerja kali ini, Anies mengunjungi tiga kota, yakni Medellin, Kolombia, serta New York dan Washington DC, Amerika Serikat.

Anies berangkat dari Jakarta menuju Medellin pada Selasa (9/7/2019) malam dan tiba di Jakarta pada Jumat (19/7/2019) pagi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

Megapolitan
[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

Megapolitan
Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X