Semakin Pedas, Harga Cabai Merah Sentuh Rp 65.000 Per Kilogram di Pasar Induk Kramat Jati

Kompas.com - 19/07/2019, 14:27 WIB
Semakin Pedas, Harga Cabai Merah Sentuh Rp 65 Ribu Perkilogram di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comSemakin Pedas, Harga Cabai Merah Sentuh Rp 65 Ribu Perkilogram di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/7/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur semakin pedas. Kini harga cabai merah telah menyentuh Rp 65.000 per kilogram, Jumat (19/7/2019).

Sartini, salah seorang penjual cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati mengatakan, harga cabai terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir.

"Udah sebulanan ini naik terus, sekarang Rp 65 ribu per kilogram, kalau lagi normal mah paling Rp 10 sampai 15.000 per kilogram nah itu sebelum Lebaran harganya segitu," kata Sartini kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Harga Cabai Melonjak, Omzet Warung Makan Menurun

Dia menambahkan, harga cabai merah cenderung naik begitu cepat. Pada pekan lalu, harga cabai merah masih Rp 55.000 per kilogram. Menurut dia, naiknya harga cabai disebabkan musim kemarau berkepanjangan.

Harga cabai tertinggi, kata Sartini, terjadi pada 2017 lalu. Saat itu harga cabai merah di Pasar Induk Kramat Jati mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

"Naiknya terus-terusan, stoknya juga susah. Namanya, kemaraunya lama, panjang," ujar Sartini.

Agus, penjual cabai lainnya mengatakan, akibat tingginya harga cabai, penjualan pun menurun drastis. Pembeli banyak yang mengeluh karena tingginya harga cabai.

"Pembeli juga turun drastis, jadi penjual ngeluh, pembeli juga ngeluh. Otomatis pendapatan juga berkurang," ujar Agus.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD DKI: 35 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

BPBD DKI: 35 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

Megapolitan
Kritik Anies, Ketua DPRD DKI Nilai SOP Penanganan Banjir Tidak Jelas

Kritik Anies, Ketua DPRD DKI Nilai SOP Penanganan Banjir Tidak Jelas

Megapolitan
Di Kota Tangerang, Ada 88 Kasus Cikungunya

Di Kota Tangerang, Ada 88 Kasus Cikungunya

Megapolitan
Anjungan Dukcapil Mandiri di Teras Kota Diresmikan, Warga Tangsel Bisa Cetak E-KTP Sendiri

Anjungan Dukcapil Mandiri di Teras Kota Diresmikan, Warga Tangsel Bisa Cetak E-KTP Sendiri

Megapolitan
Hari Ini, Nikita Mirzani Jalani Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan Jaksa

Hari Ini, Nikita Mirzani Jalani Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan Jaksa

Megapolitan
Berjaga di Pos Keamanan Saat Banjir, Seorang Pria Tewas Tersetrum

Berjaga di Pos Keamanan Saat Banjir, Seorang Pria Tewas Tersetrum

Megapolitan
PSI DKI: Anies 2,5 Tahun Jadi Gubernur, Program Antisipasi Banjir Jalan di Tempat

PSI DKI: Anies 2,5 Tahun Jadi Gubernur, Program Antisipasi Banjir Jalan di Tempat

Megapolitan
15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

Megapolitan
Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Megapolitan
BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X