Kontainer Hampir Tersangkut JPO Sebabkan Kemacetan Panjang di Jalan Sudirman Bekasi

Kompas.com - 22/08/2019, 10:24 WIB
Satu unit kontainer bertonase besar terpaksa bergerak mundur karena tidak bisa melintasi ruas Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi, dikarenakan adanya jembatan penyeberangan, Kamis (22/8/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANSatu unit kontainer bertonase besar terpaksa bergerak mundur karena tidak bisa melintasi ruas Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi, dikarenakan adanya jembatan penyeberangan, Kamis (22/8/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Satu unit truk kontainer bertonase besar nyaris tersangkut di jembatan penyeberangan orang ( JPO) dekat Grand Mal Bekasi, Kamis (22/8/2019) pagi. Tak bisa lewat, truk itu pun harus dievakuasi dengan berjalan mundur.

"Mau nyangkut itu enggak bisa lewat. Kalau (dipaksa) lewat bisa copot itu JPO," ujar salah seorang polisi lalu lintas di pertigaan NAGA Swalayan.

Pantauan Kompas.com di lokasi, kira-kikra pukul 09.00 WIB, truk kontainer itu tengah dievakuasi polisi lalu lintas dan petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Selama proses evakuasi, ruas jalan dari pertigaan NAGA Swalayan ditutup hingga putaran Grand Mal Bekasi.

Tak pelak, kemacetan pun mengular panjang. Arus lalu lintas menuju Bekasi padat hingga Jalan I Gusti Ngurah Rai dekat Indogrosir Kranji. Sebab, kendaraan perlu melipir ke ruas jalan arah sebaliknya karena petugas memberlakukan sistem contraflow.

Baca juga: Mayat Perempuan Korban Kecelakaan Ditemukan dalam Kontainer

Lantaran perlu berbagi jalan dengan kendaraan yang mengarah ke Bekasi, arus lalu lintas menuju Jakarta padat hingga pertigaan Juanda.

Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga memberlakukan rekayasa lalu lintas kendaraan dari Jalan Juanda, diarahkan memutar ke Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Akibatnya, kemacetan arah Jakarta terus mengular hingga sisi Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Jenderal Ahmad Yani.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X