Anak Haji Lulung Bakal Kritik Anies Bila Tidak Pro Umat

Kompas.com - 26/08/2019, 16:34 WIB
Guruh Tirta Lunggana, anak Haji Lulung, yang menjadi anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024. TribunJakarta.com, Muhammad Rizki HidayatGuruh Tirta Lunggana, anak Haji Lulung, yang menjadi anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana, hari ini dilantik menjadi anggota DPRD DKI Jakarta bersama 105 orang terpilih lainnya.

Guruh mengatakan akan memaksimalkan fungsi sebagai anggota dewan selama lima tahun ke depan.

"Saya sampaikan kita akan mengawal Pak Anies dalam semua kebijakan. Kalau Pak Anies enggak pro rakyat, enggak pro keumatan ya kita kritik," kata Guruh Tirta Lunggana kepada wartawan setelah menjalani pelantikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Anak Lulung Banjir Karangan Bunga pada Pelantikan DPRD DKI

Ia pun mengaku telah mendapatkan beberapa wejangan dari ayahnya, Haji Lulung yang pernah menjabat di DPRD DKI.

"Diajarin santun, kita diajarkan bagaimana (agar) bisa bersinergi sama dewan" ungkap Guruh.

Guruh berharap dirinya bisa masuk ke Komisi E DPRD DKI Jakarta yang merupakan bidang kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Staf Ahok hingga Anak Lulung Lolos Jadi Anggota DPRD DKI

Bidang itu meliputi sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, perpustakaan dan arsip daerah, RSUD dan RSKD, mental dan spiritual.

"Harapannya yang pro umat dan rakyat, komisi E. Langsung bersentuhan. Tapi balik lagi ke partai" kata Guruh.

Anak kedua Haji Lulung itu mengaku belum tahu apakah dirinya akan menjadi pansus pemilihan wagub DKI Jakarta atau tidak.

"Belum tahu" kata Guruh.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Insentif Pemungutan Pajak PNS DKI Dipangkas, Tunjangan Transportasi Pejabat Dicoret

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X