Saksi: Polisi Juga Ikut Antre Cuci Muka di Gedung Sarinah Saat Kerusuhan 21-22 Mei

Kompas.com - 03/09/2019, 21:36 WIB
Massa peserta aksi 22 Mei menyanyikan yel-yel sambil mengacungkan dua jari di depan Djakarta Theatre, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMassa peserta aksi 22 Mei menyanyikan yel-yel sambil mengacungkan dua jari di depan Djakarta Theatre, Rabu (22/5/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Bimo Wiwohi, salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kerusuhan 21-22 Mei 2019 mengungkapkan bahwa polisi ikut mengantre cuci muka di Gedung Sarinah.

"Mata saya perih banget makanya ngantre cuci muka, saya juga ikutan cuci muka. Saya dan temen saya, polisi yang berjaga juga cuci muka," ujar Bimo saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Adapun Bimo adalah salah satu saksi dihadirkan kuasa hukum untuk terdakwa Ahmad Sanusi, yang diketahui sebagai salah satu karyawan Gedung Sarinah. Bimo merupakan wartawan CNN Indonesia yang kala itu sedang meliput kerusuhan 21-22 Mei.

Bimo mengatakan, ia kala itu ditugaskan untuk meliput kerusuhan pada 22 Mei 2019 di kawasan Bawaslu.

Bimo bercerita, sesampainya di Bawaslu ia melihat sudah banyak polisi dan pendemo di sana.

Baca juga: Sebelum Sidang Dimulai, 29 Karyawan Gedung Sarinah Bernyanyi Indonesia Raya

Menurut dia, saat itu pendemo berpusat di perempatan Jalan Sabang. Sementara, polisi berada di perempatan Sarinah dan Bawaslu.

"Seingat saya, waktu itu sudah cukup lama massa aksi terus menyerang polisi dengan batu, kayu, dan petasan. Kemudian, polisi memutuskan untuk menyerang balik," ucapnya.

Kemudian, sekitar pukul 23.00 WIB polisi mengusir pendemo yang berpusat di jalan Sabang dengan menggunakan gas air mata.

Melihat keadaan itu, Bimo lantas mencari informasi peliputan ke Gedung Sarinah yang kala itu dirusak perusuh.

Lalu, ia melihat kaca di McDonald's Gedung Sarinah pecah lantaran massa terus menerus melemparkan batu dan kayu ke arah polisi yang berjaga.

Saat di McDonald's, Bimo bertemu dengan Sanusi yang tengah berpakaian satpam. Sanusi kala itu sedang membersihkan kaca yang pecah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Megapolitan
Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Megapolitan
Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Megapolitan
Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Megapolitan
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Megapolitan
Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Megapolitan
Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Megapolitan
Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Megapolitan
4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Beragam Komentar Relawan Saat Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Titik Operasi Zebra Jaya adalah Lokasi Rawan Kecelakaan dan Pelanggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X