Naik Bus dari Kalideres, Sekitar 500 Pencari Suaka Menuju Kebon Sirih

Kompas.com - 10/10/2019, 13:58 WIB
Suasana sepi di Gedung Eks Kodim 0503/JB di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/10/2019) Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARSuasana sepi di Gedung Eks Kodim 0503/JB di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gedung Eks Kodim 0503/JB di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/10/2019) siang, sepi dari para pencari suaka yang setiap hari menempati tempat itu.

Pantuan Kompas.com sekitar pukul 12.30 WIB, gedung tersebut sudah kosong.

Tenda yang biasa digunakan para pencari suaka di halaman depan gedung juga sudah tidak ada.

Sementara beberapa petugas tengah membersihkan sampah.

Baca juga: BERITA FOTO: Para Pencari Suaka Kembali Mengungsi di Gedung Eks Kodim Kalideres

Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo mengatakan, setelah kembali menempati Gedung Eks Kodim pada pertengahan September lalu, baru kali ini para pengungsi bergerak meninggalkan gedung.

"Baru hari ini perginya, kalau soal nginep belum tahu kita tidak atur itu, mereka jalan sekitar jam 11 dengan 8 bus sekitar 500 orang yang berangkat," ucap Tamo saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Ini Alasan Pemprov DKI Gembok Tempat Tinggal Sementara Para Pencari Suaka

Ia menduga nantinya para pencari suaka akan kembali ke Kalideres.

"Nanti balik lagi, biasa begitu," tambah Tamo.

Berdasarkan informasi yang didapat, ratusan para pencari menuju Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Mereka turut serta membawa anak-anak dan perempuan untuk kembali ke kantor UNHCR di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X