Nasib SLB Bundaku Bekasi: Atap Roboh, Perizinan Terganjal Birokrasi...

Kompas.com - 16/10/2019, 06:14 WIB
Atap SLB Bundaku di Wisma Asri, Telukpucung, Bekasi Utara ambruk sejak sebulan silam. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANAtap SLB Bundaku di Wisma Asri, Telukpucung, Bekasi Utara ambruk sejak sebulan silam.

Reni mengatakan, berdasarkan kesepakatan, sedianya fasilitas tersebut sudah bisa dinikmati pada Senin (13/10/2019) lalu. Namun, miskomunikasi di tingkat RW menyebabkannya urung terlaksana.

"Sabtu (11/10/2019) kita sudah bikin sekat untuk kelas di pos RW. Sudah jadi, malamnya saya dapat kabar kalau sekatnya dibongkar oleh mantan Ketua RW," ujar Reni kepada Kompas.com, Selasa (15/10/2019).

Dalam pesan singkatnya pada Reni, mantan Ketua RW yang mengaku sebagai ketua pengurus musala setempat meminta agar Reni bersepakat dulu dengan dirinya ihwal pembuatan sekat itu.

Alasan ini Reni nilai tak masuk akal, karena ia telah menembuskan surat izin peminjaman fasilitas itu ke pihak RW yang kini menjabat.

Ketua RW yang kini menjabat pun meminta agar SLB Bundaku kembali berkegiatan di bangunan lama, asal menghindari bangunan yang atapnya rubuh.

Baca juga: Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengklaim bahwa permasalahan pinjam-meminjam fasilitas RW tadi sudah klir.

"Kita sudah sepakat sama warga dan tokoh masyarakat bahwa proses belajar-mengajarnya di kantor RW. Sudah klir. Sampai dia punya bangunan baru," ujar Inayatullah melalui telepon, Selasa sore.

Relokasi sementara ini merupakan buntut dari birokrasi yang panjang dan menyusahkan bagi SLB Bundaku untuk memperoleh izin operasional.

Inayatullah mengaku tak bisa berbuat banyak karena SLB Bundaku tak berizin. Ia hanya menggaransi akan mengawal proses pembuatan izin hingga tingkat provinsi.

"Mungkin kalau sudah ada (izin) ya kita bantu, ke pusat atau ke mana. Kalau enggak ada izinya kan dari mana dasarnya, legal formalnya," ujar Inayatullah.

"Kita membantu supaya proses belajar mengajarnya bisa berjalan saja, supaya anak ini jangan sampai terlantar, kita fasilitasi, kita bantu peminjaman (tempat sementara)," tutupnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X