Posko Pengungsian Dibongkar, Aktivitas Siswa SDN Bidara Cina 03 Pagi Normal Kembali

Kompas.com - 28/10/2019, 20:01 WIB
Suasana posko korban kebakaran di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). Akibat kebakaran tersebut 56 rumah terbakar, dan 280 jiwa mengungsi. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSuasana posko korban kebakaran di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). Akibat kebakaran tersebut 56 rumah terbakar, dan 280 jiwa mengungsi.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Siswa SDN Bidara Cina 03 Pagi sudah beraktifitas normal kembali karena halaman sekolahnya sudah tidak dijadikan posko pengungsian korban kebakaran wilayah RW 02, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (28/10/2019).

Ketua RW 02 Rendra Bachtera mengatakan, sejak Minggu (27/10/2019), para korban kebakaran sudah pindah mengungsi di Masjid Al-Muttaqien yang jaraknya hanya sekitar 100 meter dari sekolah.

Tiga tenda pengungsian yang sebelumnya berdiri juga sudah tidak ada di halaman sekolah, begitu juga dapur umum.

"Aktifitas belajar sudah normal hari ini dan sudah tidak ada lagi tenda-tenda dan pengungsi. Pengungsinya pindah ke Masjid Al-Muttaqien," kata Rendra saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Baca juga: Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Rendra menambahkan, tidak seluruh pengungsi pindah ke masjid. Sebagian besar ada yang menumpang di rumah sanak saudara masing-masing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dapur umumnya sekarang pihak RW yang buat," ujar Rendra.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di wilayah RT 08, 09, dan 012, RW 02, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (21/10/2019) pukul 15.08 WIB sore.

Akibatnya, terdapat 56 unit rumah yang terbakar dan membuat 359 jiwa kehilangan tempat tinggal serta harus mengungsi di halaman SDN Bidara Cina 03 Pagi.

Sebanyak 110 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk padamkan api. Sementara, Jumlah lahan yang ludes dilalap api mencapai 1.500 meter persegi.

Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik dari salah satu rumah warga di RT 09.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Megapolitan
Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang 'Bermain'

Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang "Bermain"

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X