Remaja Pengamen di Bekasi Bobol Ruko karena Kesal Dituduh Maling

Kompas.com - 01/11/2019, 19:34 WIB
HM (17) remaja pengamen ditangkap polisi karena mencuri sejumlah barang di beberapa ruko di Bekasi Utara, Jumat (1/11/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANHM (17) remaja pengamen ditangkap polisi karena mencuri sejumlah barang di beberapa ruko di Bekasi Utara, Jumat (1/11/2019).


BEKASI, KOMPAS.com - Pengamen berinisial HM (17), tersangka pencurian barang milik sejumlah toko di ruko Duta Smart Blok I, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utaran, Kota Bekasi, melakoni aksinya karena kesal pdituduh mencuri sepeda motor.

"Pengakuan dari tersangka, dia melakukan pencurian karena kesal dituduh mencuri motor, dari situlah dia dendam, akhirnya dia melakukan pencurian di ruko itu dan juga melakukannya di sekitar ruko itu," kata Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi dalam konferensi pers, Jumat (1/11/2019) petang.

Saat itu, HM memang tidak mencuri sepeda motor seperti yang dituduhkan padanya. Ia dituduh demikian karena ia tinggal di ruko kosong, dekat ruko yang pemiliknya kehilangan motor.

Baca juga: Polisi Bekuk Seorang Pengamen yang Berulang Kali Curi Barang di Sejumlah Toko


Namun, setelah tak terima dituduh maling, ia malah jadi maling betulan. Seorang diri, ia mencuri sejumlah barang di beberapa ruko dekat tempat tinggalnya. Total ada lima hingga enam toko yang ia gasak dalam empat bulan belakangan.

"Dia masuk ke dalam ruko dengan cara mencongkel jendela, menggunakan besi beraksi seorang diri pada malam hari," jelas Dedi.

Ketika polisi meringkusnya Kamis (24/10/2019) lalu, ditemukan barang-barang curian mulai dari tiga bundel pakaian muslimah, kamera poket, tas, hingga adaptor CCTV

Uniknya, berdasarkan interogasi penyidik, HM tidak menjual barang-barang hasil curiannya karena bingung. Akibatnya, barang-barang curian itu beberapa ia bagikan cuma-cuma pada kawannya sesama pengamen.

"Karena tersangka belum berpengalaman, dia bingung mau jual ke mana, namun, hasil curian itu ada yang sudah diambil oleh teman-temannya," Dedi menjelaskan.

Polisi menangkap HM setelah menerima laporan warga bahwa barang-barang di tokonya kerap lenyap.

Kini, HM harus mendekam di ruang tahanan Polsek Bekasi Utara. Ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Hendak Salip Truk dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas di Jalan Siliwangi Bekasi

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Megapolitan
Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Megapolitan
Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Megapolitan
Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Megapolitan
Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Megapolitan
Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Megapolitan
Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Megapolitan
Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Megapolitan
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Megapolitan
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Megapolitan
Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Megapolitan
Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X