Gedung DPRD Dihiasi Jajaran Karangan Bunga untuk PSI

Kompas.com - 04/11/2019, 12:48 WIB
Karangan bunga bentuk dukungan terhadap DPRD DKI JAKARTA Fraksi PSI berjejer di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). Singgih WiryonoKarangan bunga bentuk dukungan terhadap DPRD DKI JAKARTA Fraksi PSI berjejer di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

KOMPAS.com, JAKARTA - Lima karangan bunga ucapan selamat berjajar di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Karangan bunga tersebut ditujukan kepada Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pantauan Kompas.com, Senin (4/11/2019), lima karangan bunga tersebut diletakkan di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Jakarta Pusat. 

Awalnya, hanya ada dua karangan bunga. Namun, jumlahnya terus bertambah menjadi lima hingga pukul 11.50 WIB.

Beragam tulisan disampaikan dalam karangan bunga tersebut. 

Salah satunya tertulis dari dr. Toton dengan ucapan "Untuk Fraksi PSI DPRD DKI. Udah terbukti kalian bukan kaleng-kaleng".

Sedangkan karangan bunga lainnya yang didominasi warna merah dan putih tertulis berasal dari CANI SOLID.

Karangan bunga tersebut bertuliskan; "HEY PSI ANAK BARU! Biar lem jadi perekat suara rakyat, akan kami catat dengan bolpen emas".

Baca juga: Polemik Soal Lem Aibon, PSI Tegaskan Hanya Ingin Anggaran DKI Dibuka

 

Karangan bunga bentuk dukungan terhadap DPRD DKI JAKARTA Fraksi PSI berjejer di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).Singgih Wiryono Karangan bunga bentuk dukungan terhadap DPRD DKI JAKARTA Fraksi PSI berjejer di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih No. 18, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019).

Rangkaian bunga lainnya dengan warna latar merah dan biru tertulis dari Sahabat-sahabat PSI Kawal Jakarta.

Dalam rangkaian bunga itu tertulis, "Bro & Sis PSI tetap semangat mengawal anggaran Jakarta yang harus transparan".

Lima karangan bunga berisi dukungan terhadap sikap PSI untuk terus kritis mengawal anggaran tersebut juga diposting akun twitter resmi PSI, @psi_id.

Dalam cuitannya, PSI mengucapkan rasa terimakasih atas dukungan karangan bunga yang dikirimkan untuk mereka.

Baca juga: Langkah PSI Beberkan Kejanggalan Rancangan Anggaran di DKI Disebut Awal Pendidikan Politik

"Terimakasih untuk karangan bungannya, masyarakat Jakarta. Kami akan terus bekerja mengawal uang rakyat," tulis akun @psi_id.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X