Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Kompas.com - 13/11/2019, 10:08 WIB
Ketua RT 06 RW 01 Blok F, Eva Nuraini mengenakan masker hitam menghadang alat berat untuk penertiban Kampung Bulak, Cisalak Depok, Rabu (13/11/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKetua RT 06 RW 01 Blok F, Eva Nuraini mengenakan masker hitam menghadang alat berat untuk penertiban Kampung Bulak, Cisalak Depok, Rabu (13/11/2019)

DEPOK, KOMPAS.com - Sempat terjadi adu mulut dalam proses penertiban lahan untuk proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia ( UIII) di Kampung Bulak, Cisalak, Depok.

Ketua RT 06 RW 01 Blok F Eva Nuraini mengadang petugas yang berniat membantu pemindahan barang di dalam rumah-rumahnya.

"Kalau mau bongkar ini, bongkar juga rumah sakit Sentra Medika! Jangan rakyat kecil saja," kata dia berteriak menunjuk petugas Satpol PP yang hendak memindahkan barangnya di Lokasi penertiban, Kampung Bulak, Cisalak, Depok, Rabu (13/11/2019).


Eva kemudian mengambil barang-barang yang dipegang oleh para petugas. Keributan tersebut kemudian didengar oleh suami Eva, Silalahi yang sedang membongkar AC milik mereka.

Baca juga: Warga Kampung Bulak Melawan Penertiban Lahan UIII, dari Keras hingga Memelas Lemas

"Jangan begitu pak," teriak Silalahi, kemudian menarik mendorong beberapa petugas Satpol PP.

"Saya bisa sendiri! Kalian keluar! Jangan masuk rumah saya selama saya masih di rumah pak," teriak dia.

Tim Hukum Kementerian Agama Mirsad terlihat tak terima dengan ucapan Silalahi. Dia mengatakan bahwa kesepakatan sudah diambil untuk memindahkan barang dan diberi waktu 24 jam.

"Ini sudah lebih 24 jam pak," kata Mirsad.

Cekcok tersebut kemudian dilerai oleh beberapa petugas kepolisian dan meminta Eva Nuraini dan suaminya sesegera mungkin mengemas barang.

"Baik, kami beri waktu untuk beres-beres," tegas Mirsad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X