Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Kompas.com - 14/11/2019, 19:49 WIB
Ilustrasi cosplayer. SHUTTERSTOCKIlustrasi cosplayer.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghelat sejumlah festival pada akhir pekan ini.

Yang pertama, Pemprov DKI Jakarta bakal menyelenggarakan International Performing Arts (JakIPA) 2019 pada Sabtu (16/11/2019) dan Minggu (17/11/2019) di Plaza Timur Monas Jakarta.

Menurut Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Dadang Solihin, JakIPA adalah gelaran yang mengambil unsur mainstream, seperti teater, tari, musik, film, opera, sulap, spoken words, sirkus, recitation, teater musik yang dikembangkan dan mengacu pada seni konseptual.

Baca juga: Unik, Taiwan Pilih Sirkus sebagai Bentuk Diplomasi Budaya

Gelaran JakIPA akan melibatkan komunitas dan penampil seni nusantara dengan negara - negara yang menjalin hubungan sister city dengan Jakarta, maupun performer lain yang diundang untuk tampil bahkan berkolaborasi dengan para artis Jakarta. Di antaranya, dari Berlin (State School of Artistic Berlin), Budapest, Beijing, dan Moskow (Moscow Art Group Dance Ensemble Junost).

“Dengan demikian diharapkan akan terciptanya 'mutual cultural understanding', dan JakIPA menjadi event rutin dan ikonik dalam pop culture Jakarta, serta nama Jakarta akan lebih mendunia dan dapat mempromosikan citra Jakarta sebagai kota kosmopolitan yang modern dan berbudaya," ujar Dadang dalam konferensi pers di Balairung, Balai Kota Jakarta, pada Kamis (14/11/2019).

Gelaran selanjutnya adalah Jakarta Cosplay Parade 2019 yang merupakan pergelaran bertaraf internasional yang akan dilaksanakan di Lapangan Monas Silang Barat, pada Minggu (17/11) dengan mengangkat tema Indonesia Universe.

Jakarta Cosplay Parade 2019 akan menyajikan lomba untuk berbagai kategori bagi cosplayer atau pegiat kostumassa, dengan hadiah senilai lebih dari Rp 134 juta dan akan diikuti sekitar 1.000 cosplayer dari DKI Jakarta dan wilayah luar Jakarta. 

Baca juga: Tuah Cosplay, dari Percaya Diri hingga Rezeki

Para peserta harus tampil memukau untuk menarik nilai para Juri yang juga merupakan Cosplayer Internasional, seperti Erlan Bakabon, Frea Mai, Sora Hua, dan Echow Eko.

Event ini juga akan mendatangkan cosplayer kenamaan dari enam negara sahabat, yaitu Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, dan Vietnam.

Yang terakhir, Festival Pesona Lokal (FPL) Jakarta juga akan memeriahkan akhir pekan di Jakarta yang akan menampilkan sajian beragam aktivitas untuk mengangkat budaya Betawi dan kearifan lokal Provinsi DKI Jakarta. FPL akan berlangsung di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno pada Sabtu (16/11/2019).

Festival Pesona Lokal akan menampilkan parade karnaval budaya, lomba tari lokal kontemporer, lomba desain motif khas lokal kontemporer pada media kipas, kompetisi ala selebgram lokal, festival kuliner dan foodtruck, dan permainan lokal serta bazaar aneka produk lokal.

Acara juga akan dimeriahkan oleh artis ibukota Raisa, Zaskia Gotik, Abdul Idol, dan Efek Rumah Kaca. Ini merupakan penutup dari rangkaian Festival Pesona Lokal 2019 yang diselenggarakan di 7 kota besar di Indonesia dari Agustus hingga November 2019  di Medan, Denpasar, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, dan Jakarta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X