Saksi Rasakan Getaran Saat Tanggul Laut NCICD di Muara Baru Roboh

Kompas.com - 04/12/2019, 15:43 WIB
Tanggul Laut NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, roboh, Selasa (3/12/2019) kemarin. KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARITanggul Laut NCICD di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, roboh, Selasa (3/12/2019) kemarin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development ( NCICD) di sisi timur Pelabuhan Niza Zachman, Penjaringan, Jakarta Utara roboh, Selasa (3/12/2019) kemarin.

Ahmad (24), seorang saksi yang merupakan sekuriti sebuah tempat usaha depan tanggul tersebut mengatakan, dirinya merasakan getaran saat tanggul itu roboh.

"Jadi itu kemarin ada getar, tadi juga jam 02.00 WIB malam ada yang bilang getar," kata Ahmad kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Ahmad mengatakan, tanggul itu roboh secara perlahan-lahan pada sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

Baca juga: Tanggul Laut NCICD di Penjaringan Roboh Sepanjang 100 Meter

Robohnya tanggul tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi Ahmad.

"Di sini kan ada gardu tegangan tinggi, takutnya terkena manusia," ujar Ahmad.

Camat Penjaringan Muhammad Alwi mengatakan, sejauh ini robohnya tanggul laut itu tidak berdampak langsung ke warga sekitar.

"Sedang ada proyek pengurukan, jadi air tidak sampai meluap ke darat," kata Alwi.

Alwi mengatakan, saat ini air laut sudah merendam tanah urukan di belakang tanggul yang roboh tersebut.

"Pelaksana proyek pengurukan akan membangun kembali tanggulnya," ucap Andri.

Tanggul yang roboh sekitar 100 meter. Air laut masuk ke sela-sela tanggul yang roboh dan merendam tanah urukan di belakangnya. Namun air belum sampai masuk ke badan jalan yang terletak beberapa meter dari lokasi tanggul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X