Kompas.com - 12/12/2019, 17:55 WIB
Beredar sebuah poster daftar pencarian orang (DPO) yang diduga melakukan persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019) lalu. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELABeredar sebuah poster daftar pencarian orang (DPO) yang diduga melakukan persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019) lalu.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama membenarkan bahwa H, pelaku persekusi anggota Banser NU sudah tertangkap.

"Benar sudah kami amankan," kata Bastoni saat dikonfirmasi, Kamis (12/12/2019).

Namun, Bastoni tidak mau merinci lebih jelas terkait proses penangkapan H yang terjadi hari ini.

Baca juga: Kronologi Persekusi terhadap Dua Anggota Banser NU di Pondok Pinang

Aksi persekusi itu berawal ketika kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor dari Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Selasa (10/12/2019).

Korban dari arah Pasar Jumat menuju ke arah Depok kemudian dibuntuti oleh seseorang.

Pelaku kemudian memberhentikan korban di daerah Pondok Pinang.

Baca juga: Fakta Viralnya Persekusi Banser NU, Diintimidasi hingga Melapor ke Polisi

Setelah diberhentikan, mereka berdua menerima perkataan yang kasar dan ancaman seperti yang berada di dalam video viral.

Tidak ada tindak kekerasan yang dialami korban saat diberhentikan pelaku.

Setelah dipersekusi, kedua korban dan pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X